[head]KAI Divisi Regional III Palembang memperkuat upaya pencegahan gangguan operasional melalui audit Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) di Stasiun Kertapati. Evaluasi ini difokuskan pada efektivitas pengawasan, kesiapan petugas, serta perlindungan pelanggan dan aset perusahaan.
Audit dilakukan dengan memeriksa sejumlah titik yang berkaitan langsung dengan aktivitas penumpang dan operasional stasiun. Area yang dievaluasi meliputi ruang tunggu, pemeriksaan boarding pass, loket, layanan customer service, area parkir, hingga emplasemen stasiun.
Pengawasan terhadap fasilitas CCTV juga menjadi perhatian. Tim memeriksa kamera pengawas dan ruang kontrol untuk memastikan sistem pemantauan dapat mendukung deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.
Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengatakan evaluasi pengamanan diperlukan untuk memastikan setiap prosedur berjalan efektif dan diterapkan secara konsisten.
“Keamanan bukan hanya tentang menjaga aset dan fasilitas perusahaan, tetapi juga memastikan setiap pelanggan merasa aman dan nyaman sejak memasuki stasiun, saat melakukan proses pelayanan, hingga melanjutkan perjalanan menggunakan kereta api,” ujar Aida.
Menurutnya, audit menjadi sarana untuk menemukan potensi kerawanan yang perlu segera ditangani. Hasil evaluasi digunakan sebagai dasar perbaikan prosedur, penguatan mitigasi risiko, dan peningkatan kesiapsiagaan petugas dalam menghadapi kemungkinan gangguan.
KAI juga mengevaluasi pengamanan aset dan fasilitas operasional untuk menjaga keberlangsungan layanan kereta api. Langkah ini sekaligus mendukung penerapan standar pengamanan objek vital nasional dan objek tertentu sesuai ketentuan yang berlaku.
Aida menegaskan, keberhasilan sistem pengamanan tidak cukup diukur dari kelengkapan administrasi. Prosedur harus berjalan nyata di lapangan dan mampu memberikan perlindungan bagi pelanggan, pekerja, serta fasilitas perusahaan.
“Setiap temuan dan rekomendasi hasil audit menjadi perhatian untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan,” katanya.
Stasiun Kertapati menjadi salah satu lokasi percontohan audit. KAI Divre III Palembang juga melakukan evaluasi pada unit dan fasilitas operasional lainnya untuk menjaga konsistensi standar pengamanan di seluruh wilayah kerja.
Melalui evaluasi berkala, optimalisasi fasilitas pengawasan, dan peningkatan kedisiplinan petugas, KAI berupaya menekan potensi gangguan yang dapat mengancam keamanan pelanggan maupun kelancaran operasional.
KAI menilai sinergi seluruh unsur operasional menjadi faktor penting dalam membangun lingkungan stasiun yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat. (KPB)

