Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Ceramahnya Viral, Ini Profil Shuniyya Ruhama: Waria, Pembatik, Alumni UGM
Regional

Ceramahnya Viral, Ini Profil Shuniyya Ruhama: Waria, Pembatik, Alumni UGM

RiyadiBy Riyadi30/05/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Shuniyya Ruhama mendadak ramai dibicarakan warganet usai video ceramahnya beredar luas di media sosial. (Tangkapan Layar)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Nama Shuniyya Ruhama mendadak ramai dibicarakan warganet usai video ceramahnya beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, Shuniyya tampil mengenakan busana muslim dan jilbab putih saat memberi ceramah kepada sekelompok jamaah. Potongan video itu menuai perhatian karena latar belakang Shuniyya yang tak biasa.

Belakangan diketahui, Shuniyya Ruhama adalah seorang waria asal Kendal, Jawa Tengah. Sosoknya mencuri perhatian publik karena dianggap memiliki latar belakang yang cukup mentereng. Ia merupakan alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, lulusan Jurusan Sosiologi FISIPOLtahun 2004 dengan predikat cumlaude dan IPK 3,56.

Tak hanya berprestasi secara akademik, Shuniyya juga dikenal sebagai pengusaha batik. Ia menjalankan usaha batik dengan metode canting elektrik di daerah asalnya, Weleri, Kendal. Batik produksinya bahkan telah menembus pasar internasional, diminati pembeli dari Amerika Serikat, Rusia, Afrika, hingga Ceko.

Baca juga :   Dipicu Status WhatsApp, Suami di Pagar Alam Cekik Istrinya Hingga Tewas

Namun, ceramah Shuniyya menjadi sorotan karena identitas gendernya. Dalam postingan akun Instagram @medsos\_rame, disebutkan bahwa Shuniyya adalah seorang waria dan pernah mendirikan paguyuban waria di Kendal. Hal itu kemudian menuai banyak kritik dari warganet yang mengomentari penampilannya saat berdakwah.

Meski demikian, latar belakang Shuniyya sebagai waria bukanlah rahasia. Ia sendiri telah menuliskannya dalam sebuah buku berjudul “Jangan Lepas Jilbabku! Catatan Harian Seorang Waria” yang diterbitkan Galang Press pada Mei 2005. Dalam buku tersebut, Shuniyya mengaku sebagai seorang transeksual, yakni memiliki fisik laki-laki namun merasa memiliki jiwa perempuan.

Dalam kutipan bukunya, Shuniyya menulis, “Fisikku laki-laki tapi jiwaku perempuan.”Ia juga menceritakan perjuangannya memahami identitas diri hingga bisa menerima dirinya sebagai seorang waria.

Baca juga :   Kopral Subagyo Lelono, Prajurit Tangguh Pecahkan Rekor MURI Wafat di Usia 62 Tahun



Di media sosial, meski akun Instagram pribadinya @shuniyya\_ruhama sudah tidak aktif sejak 2023, kolom komentarnya kembali dibanjiri warganet. Unggahan terakhirnya kini dipenuhi ratusan komentar yang mayoritas menyampaikan kritik hingga harapan agar ia kembali ke “kodrat” semula.

Selain dikenal sebagai pembatik dan penceramah, Shuniyya juga mengaku sebagai simpatisan Nahdlatul Ulama (NU). Ia kerap hadir dalam acara Fatayat NU dan mengaku bangga menjadi bagian dari santri NU.

Kontroversi ceramah Shuniyya Ruhama kembali membuka diskusi publik seputar keberagaman identitas gender di ruang keagamaan. Banyak pihak mempertanyakan tempat dan peran seseorang dengan latar belakang seperti Shuniyya dalam menyampaikan dakwah, sementara yang lain menyerukan toleransi dan empati.[YKP]

Alumni UGM Ceramah Viral Shuniyyah Ruhama Waria
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePutusan MK Wajibkan Pendidikan Gratis 9 Tahun, Palembang Tunggu Arahan Pusat
Next Article Viral, Kades di Polewali Mandar Curhat ke Presiden Prabowo soal Jalan Rusak Puluhan Tahun
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20267 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,912 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,784 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,757 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?