RELUNG.ID — Daihatsu memperbarui mobil mungil Mira e untuk pasar Jepang dengan sejumlah peningkatan teknis.
Pembaruan kali ini berfokus pada efisiensi bahan bakar dan sistem keselamatan, sekaligus memastikan mobil kei tersebut memenuhi regulasi terbaru di Jepang.
Meski mengalami sejumlah perubahan pada sektor teknis, Daihatsu tetap mempertahankan harga Mira e sebagai salah satu mobil baru paling terjangkau di pasar Jepang. Harga termurahnya mencapai ¥1.096.700 atau sekitar US$6.900.
Daihatsu Mira e generasi kedua sendiri pertama kali diperkenalkan pada 2017. Untuk model terbaru, tidak ada perubahan pada desain eksterior maupun interior secara keseluruhan. Daihatsu lebih memilih meningkatkan sejumlah perangkat teknis dan fitur pendukung.
Dari sisi tampilan, Daihatsu menambahkan dua pilihan warna baru, yakni Ceramic Green Metallic dan Grace Brown Crystal Mica. Lampu depan LED juga kini menjadi perlengkapan standar pada tipe X dan X Limited.
Salah satu peningkatan utama terdapat pada sektor mesin. Mira e terbaru tetap mengandalkan mesin tiga silinder 660 cc naturally aspirated, tetapi Daihatsu mengklaim konsumsi bahan bakarnya kini mencapai rata-rata 64 mpg atau sekitar 27 km/l untuk varian penggerak roda depan (FWD).
Angka tersebut meningkat sekitar 8 persen dibandingkan model sebelumnya.
Daihatsu juga menyebut mesin tersebut merupakan unit yang baru dikembangkan dan menawarkan peningkatan tenaga serta torsi. Namun, perusahaan belum mengungkapkan angka tenaga dan torsi resmi untuk model terbaru.
Sebagai perbandingan, model sebelumnya menghasilkan tenaga 48 hp atau 36 kW (49 PS) dengan torsi maksimum 57 Nm.
Penyaluran tenaga tetap menggunakan transmisi CVT, dengan pilihan sistem penggerak roda depan (FWD) atau empat roda (4WD).
Selain efisiensi, sektor keselamatan menjadi perhatian utama pada Mira e terbaru. Daihatsu membekali mobil ini dengan sistem bantuan pengemudi Smart Assist generasi terbaru.
Sistem pengereman pencegah tabrakan kini mendapatkan kemampuan deteksi yang lebih luas. Teknologi tersebut dapat mengenali sepeda yang melintas, kendaraan dari arah berlawanan ketika mobil berbelok ke kanan di persimpangan, serta pejalan kaki yang datang dari arah berlawanan ketika kendaraan sedang berbelok.
Fitur deteksi pejalan kaki pada malam hari juga kini menjadi perlengkapan standar. Sementara itu, batas kecepatan operasional sistem tersebut meningkat dari sebelumnya 60 km/jam menjadi 80 km/jam.
Fitur pencegahan akselerasi mendadak di bagian depan dan belakang juga mendapat peningkatan. Keduanya kini dilengkapi kontrol rem aktif yang ditujukan untuk mengurangi risiko kecelakaan ketika kendaraan bermanuver pada kecepatan rendah, terutama saat parkir.
Sistem kamera stereo turut menyediakan fitur Roadside Departure Warning dan Sway Warning. Sementara itu, Smart Drive Recorder Enhancement Package yang tersedia sebagai opsi memungkinkan sistem tersebut digunakan layaknya kamera dasbor atau dashcam.
Daihatsu juga menyederhanakan pilihan varian Mira e. Tipe B sebagai varian paling dasar dihentikan, sedangkan varian tertinggi tipe G digantikan oleh X Limited.
Tipe X Limited dikembangkan dari varian X dengan sejumlah tambahan fitur, seperti tombol start, keyless entry, pemanas kursi depan, pengaturan ketinggian kursi pengemudi, tilt steering, pengaturan suhu kabin otomatis, serta spion yang dapat dilipat secara elektrik.
Untuk harga, Mira e terbaru dipasarkan mulai ¥1.096.700 atau sekitar US$6.900 untuk tipe L dengan sistem penggerak roda depan.
Sementara varian tertinggi, yakni Mira e X Limited dengan sistem penggerak empat roda, dibanderol ¥1.507.000 atau sekitar US$9.500.
Pembaruan Mira e kali ini belum mencakup varian performa tinggi yang sebelumnya sempat menarik perhatian.
Awal tahun ini, Daihatsu bersama D-Sport Racing memperkenalkan Mira e yang dirancang untuk penggunaan di lintasan. Mobil tersebut dibekali mesin turbo, transmisi manual, limited-slip differential hingga roll cage.
Namun, model berorientasi performa itu tidak masuk ke dalam lini produksi reguler Mira e. Versi tersebut hanya ditawarkan sebagai paket konversi khusus.
Sebelumnya, pada 2024, Daihatsu juga pernah memamerkan Mira e Turbo Concept hasil garapan GR. Mobil konsep tersebut mengusung bodykit bergaya sporty dan perangkat turbo, tetapi hingga kini belum berlanjut ke tahap produksi. (LWM)

