Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Dari Seremonial hingga Dugaan Pemerasan, Aktivis Desak Usut Permainan di Balik Penertiban Galian C oleh Pemprov Sumsel
Regional

Dari Seremonial hingga Dugaan Pemerasan, Aktivis Desak Usut Permainan di Balik Penertiban Galian C oleh Pemprov Sumsel

ADMINBy ADMIN17/07/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Operasi gabungan penertiban tambang galian C ilegal di Jalan TPH Sofwan Kenawas, Kelurahan Gandus, Kecamatan Gandus, Palembang, Jumat (17/7/2026), justru memantik kecurigaan publik. Saat tim gabungan yang terdiri dari Dinas ESDM Sumsel, Gakkum Dinas Lingkungan Hidup Sumsel dan Satreskrim Polrestabes Palembang tiba di lokasi, tidak ditemukan lagi aktivitas penambangan.

Alat berat, truk pengangkut material hingga para pekerja yang sebelumnya diduga beroperasi telah lebih dulu menghilang. Yang tersisa hanya lokasi tambang dan pemasangan police line serta spanduk larangan beroperasi.

Baca juga :   Konser Amal Wali Band Siap Guncang Palembang, Warga Diajak Berdonasi untuk Palestina

Deputi Komunitas Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (K-MAKI) Sumsel, Feri Kurniawan, menilai kondisi tersebut mengindikasikan operasi telah lebih dulu diketahui para pelaku.

“Kalau seluruh alat berat, truk dan pekerja sudah hilang sebelum petugas datang, tentu muncul pertanyaan besar. Ada apa? Siapa yang memberi tahu? Jangan sampai penertiban hanya menjadi seremonial tanpa menyentuh pelaku utamanya,” kata Feri.

Menurutnya, aparat tidak boleh berhenti hanya dengan memasang garis polisi. Penegakan hukum harus diarahkan untuk mengungkap pemilik tambang, pihak yang membiayai aktivitas tersebut, hingga kemungkinan adanya oknum yang membocorkan informasi operasi.

Baca juga :   Perang dengan Galian C Ilegal, Dinas ESDM Sumsel Bersama Tim Gabungan Gerebek Lokasi di Kawasan Gandus Palembang

“Yang dibutuhkan masyarakat bukan police line, tetapi penangkapan pemilik tambang ilegal. Kalau setiap razia hasilnya lokasi sudah kosong, publik tentu berhak mempertanyakan efektivitas penegakan hukumnya,” tegasnya.

Feri bahkan meminta aparat mengusut apabila terdapat indikasi penyimpangan di balik operasi tersebut. “Kalau memang ada oknum yang sengaja membocorkan informasi atau memanfaatkan penertiban untuk kepentingan tertentu, itu harus dibongkar. Penegakan hukum jangan sampai kehilangan wibawa karena pelaku selalu lebih dulu mengetahui operasi,” ujarnya.

Ia menegaskan aktivitas galian C ilegal bukan hanya persoalan administrasi perizinan, tetapi juga menyangkut kerusakan lingkungan, hilangnya potensi penerimaan negara, serta dugaan praktik-praktik yang melindungi aktivitas ilegal tersebut.

Baca juga :   Jemaah Haji Sumsel Dilarang Konsumsi Makanan dari Luar

Karena itu, K-MAKI mendesak aparat tidak berhenti pada penertiban simbolis, tetapi melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap jaringan pengelola tambang, pihak yang menikmati hasil penambangan, hingga dugaan kebocoran informasi sebelum operasi dilakukan.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pejabat Dinas ESDM Sumsel yang memimpin maupun mengetahui pelaksanaan operasi belum memberikan tanggapan meski telah berulang kali dihubungi untuk dimintai konfirmasi. Sikap tertutup tersebut justru memunculkan pertanyaan publik mengenai efektivitas penindakan dan tindak lanjut terhadap dugaan aktivitas tambang galian C ilegal di kawasan tersebut. (YSF)

Galian C Galian C Palembang Penertiban Galian C Tambang Galian C
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePakai Daster dan Jilbab, Dua Pria di Palembang Bobol Rumah Tetangga dan Gasak Uang Rp50 Juta
Next Article Buronan Kasus Curanmor di Palembang Diciduk Saat Isi Air Galon
ADMIN

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,882 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,754 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,728 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?