Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/2026

Kepergok Curi AC dan Tabung Gas, Dua Warga Tangga Buntung Ditangkap

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Dedi Mulyadi Panggil Om Zein, Lagu ‘Lalaki Langit’ Diakui Berkisah tentang Diri Sendiri
Regional

Dedi Mulyadi Panggil Om Zein, Lagu ‘Lalaki Langit’ Diakui Berkisah tentang Diri Sendiri

RiyadiBy Riyadi06/07/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi ajak sekolah swasta buka akses bagi siswa tidak mampu yang belum diterima di sekolah negeri, Jumat (19/6/2026). Foto: Dok. Diskominfo Jabar
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID– Polemik lagu berbahasa Sunda “Lalaki Langit, Lalanang Bejad” yang diperkenalkan Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau Om Zein mendapat perhatian Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Menyusul ramainya kritik publik, Dedi memanggil Om Zein ke Kantor Gubernur Jawa Barat untuk meminta klarifikasi terkait makna lagu yang dinilai sebagian kalangan merendahkan perempuan.

Dalam pertemuan tersebut, Om Zein menjelaskan bahwa lagu itu bukan ditujukan untuk menyudutkan perempuan. Menurutnya, karya tersebut merupakan refleksi perjalanan hidup dan pengalaman pribadinya sebelum menjabat sebagai Bupati Purwakarta.

Baca juga :   Kue Lapan Jam hingga Gulo Puan, Ini Kuliner Lebaran Khas Palembang

Ia mengungkapkan, lagu tersebut berawal dari sebuah puisi yang ditulis pada 2020, ketika dirinya masih berusaha memaknai perjalanan hidupnya yang penuh gejolak.

Mendengar penjelasan tersebut, Dedi Mulyadi menyebut lagu itu sejatinya merupakan pengakuan jujur Om Zein terhadap masa lalunya.

“Saya suka menyebutkan, ini adalah Bupati yang jujur karena mengakui sebelum menjadi Bupati sudah meniduri sekian ratus wanita, betul nggak?” kata Dedi.

Baca juga :   Modus Polisi Gadungan di Samarinda, Tuduh Bawa Narkoba Lalu Rampas Hp Korban

“Iya, jadi cerita tentang diri saya sendiri,” jawab Om Zein.

Om Zein menjelaskan, kalimat dalam lagu yang mengundang kontroversi lahir dari cara pandangnya saat itu terhadap kehidupan. Ia mengaku bersyukur dilahirkan sebagai laki-laki karena merasa jika memiliki sifat yang sama namun terlahir sebagai perempuan, konsekuensi yang dihadapi akan jauh lebih berat.

“Saya berpikir pada saat itu, kenapa saya pakai dengan kalimat bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan yang menciptakan saya jadi laki-laki. Karena kalau saya diciptakan menjadi perempuan dan tentunya saya nakal karena laki-laki juga dalam posisi nakal, maka saya akan berisiko tinggi seperti apa yang disebutkan dalam lagu itu,” ujarnya.

Baca juga :   Bentangkan Spanduk Panjang, Garda Prabowo Desak Polda Sumsel Usut Tuntas Dugaan Pungli Pelindo

Ia menegaskan, puisi tersebut dibuat sebagai bentuk refleksi diri atas kehidupan masa lalunya, bukan untuk menghina atau merendahkan perempuan.

Meski demikian, Om Zein mengakui karya tersebut telah menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Karena itu, ia menyampaikan permohonan maaf kepada publik dan memutuskan menghapus lagu tersebut dari seluruh akun media sosialnya.

Menanggapi hal itu, Dedi Mulyadi menilai persoalan utama bukan terletak pada pengalaman pribadi Om Zein, melainkan ketika pengalaman tersebut dipublikasikan dan dikonsumsi masyarakat luas.

Baca juga :   Kisah Kang Hertigol, Petugas Kebersihan dan Marbot Masjid yang Dedikasikan Hidup Lawan Bullying Anak

“Cuma persoalannya bahwa peristiwa yang bersifat pribadi itu dipublikasikan. Maka publik susah menangkap isi pesan itu. Sehingga menjadi sebuah tafsir atau pemahaman Bapak melakukan penghinaan terhadap perempuan,” ujar Dedi.

Menurutnya, publik belum tentu memahami konteks yang ingin disampaikan dalam sebuah karya, apalagi jika karya tersebut dibuat oleh seorang pejabat publik yang setiap ucapan dan tindakannya menjadi perhatian masyarakat.

Dedi juga mengingatkan Om Zein agar lebih berhati-hati dalam menyampaikan pandangan maupun karya kepada publik.

Baca juga :   Demi Kemajuan Daerah, ADO Sumsel Dukung Operasional Taksi Listrik Green SM di Palembang

“Yang kedua, Bapak juga hari ini adalah Bupati. Karena Bupati pejabat publik, maka seluruh ucapan dan tindakannya akan dipertanggungjawabkan kepada publik. Masalahnya karena Bapak Bupati,” tegasnya.

Lagu “Lalaki Langit, Lalanang Bejad” sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial setelah dinilai mengandung lirik yang merendahkan perempuan. Polemik tersebut memicu gelombang kritik terhadap Om Zein hingga akhirnya ia memberikan klarifikasi sekaligus menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.[YKP]

Dedy Mulyadi Lagu Sunda Om Zein
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleHilang Saat Mandi di Sungai, Warga Rambutan Banyuasin Ditemukan Tewas Mengapung
Next Article Antrean BBM Subsidi Jadi Sorotan, Gubernur Sumsel Minta Kuota Solar Segera Ditambah
Riyadi

Related Posts

Regional

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/20263 Views
Regional

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/20262 Views
Regional

Kepergok Curi AC dan Tabung Gas, Dua Warga Tangga Buntung Ditangkap

11/10/20264 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,933 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,803 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,775 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?