Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Enam Jenderal Polri Diisukan Ditangkap, Yusril: Saya Belum Dapat Konfirmasi

03/11/2026

Polres Empat Lawang Sita 208 Botol Miras dari Dua Warung, Dua Orang Diamankan

03/11/2026

Status WA Mantan Kepala BNN Sindir Petinggi Polri terkait Makar, Mengarah ke Listyo Sigit?

03/11/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Tuesday, 3 November 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Delapan Tahun Hilang Pascagempa Palu, Jumaidin Pulang Setelah Sempat Dianggap Meninggal
Regional

Delapan Tahun Hilang Pascagempa Palu, Jumaidin Pulang Setelah Sempat Dianggap Meninggal

RiyadiBy Riyadi28/10/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Jumaidin, pemuda asal Desa Bongka Makmur, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah yang dikira meninggal ternyata pulang ke rumah usai 8 tahun menghilang usai tragedi bencana gempa dan tsunami pada 2018 lalu. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Gempa bumi bermagnitudo 7,4 yang disertai tsunami mengguncang Palu, Sulawesi Tengah, pada 28 September 2018. Bencana tersebut menghancurkan ribuan bangunan dan menelan banyak korban jiwa.

Sejumlah korban juga dinyatakan hilang setelah tertimbun reruntuhan atau terseret gelombang tsunami.

Di tengah upaya pencarian korban yang berlangsung berbulan-bulan, sebagian keluarga akhirnya mengikhlaskan kepergian anggota keluarganya yang tak kunjung ditemukan.

Baca juga :   9 Sungai di Sumsel Berstatus Siaga, Warga Diminta Waspada Potensi Banjir

Namun, delapan tahun setelah bencana tersebut, kisah tak terduga datang dari Jumaidin, pemuda asal Desa Bongka Makmur, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah. Pria yang kini berusia 26 tahun itu kembali ke kampung halaman setelah bertahun-tahun dianggap telah meninggal dunia.

Saat gempa mengguncang Palu pada 2018, Jumaidin sedang menjalani magang di sebuah pabrik pencetakan galon. Ia terjebak di dalam gudang yang roboh dan mengalami luka berat di bagian kepala hingga tak sadarkan diri.

Dalam kondisi kritis, ia dievakuasi oleh rekan kerja dan mantan bosnya ke Morowali untuk mendapatkan perawatan medis. Cedera kepala yang dialaminya membuat Jumaidin mengalami koma selama satu bulan. Setelah sadar, ia kehilangan ingatan tentang identitas dan kehidupan masa lalunya.

Baca juga :   Selamatkan Cucu, Uang Mahar Nikah Rp16 Juta Jatuh Saat Kebakaran di 1 Ulu Palembang


Tanpa mengetahui nama asli maupun asal-usulnya, Jumaidin menjalani kehidupan baru dengan identitas Muhammad Zain. Dengan bantuan warga setempat di Morowali, ia mendapatkan kartu tanda penduduk (KTP) baru dan melanjutkan kehidupannya tanpa mengingat keluarga serta kampung halaman.

Selama bertahun-tahun, ia bekerja dan menjalani aktivitas sehari-hari dengan identitas tersebut. Ingatannya mulai pulih secara bertahap pada 2025 setelah melihat petunjuk lokasi melalui peta dan menemukan informasi di media sosial.

Dengan bantuan rekan kerjanya, Jumaidin kemudian mencocokkan informasi mengenai desa kelahirannya. Setelah merasa menemukan petunjuk yang tepat, ia memberanikan diri pulang untuk mencari keluarganya.

Baca juga :   Motor Pedagang Sayur Hilang, Polres Pagar Alam Tangkap Pelaku di Alun-alun Utara

Kepulangannya menjadi kejutan besar bagi keluarga dan warga desa. Pasalnya, keluarga sempat menggelar tahlilan selama 40 hari untuk mendoakan Jumaidin yang diyakini telah meninggal dunia.

Kakak kandung Jumaidin, Mahania atau Bu Nia, menceritakan momen haru ketika adiknya tiba di depan pintu rumah mereka. Ia mengaku sempat terkejut ketika pria tersebut memperkenalkan diri sebagai Jumaidin.

“Saya buka pintu sebelah, dia bilang, ‘Cari siapa?’ Saya bilang begitu. Saya jawab dulu salamnya, ‘Wa’alaikumussalam, mau cari siapa?’ saya bilang. ‘Saya ini Jumaidin,’ dia bilang begitu,” ujar Mahania, menirukan percakapan saat pertemuan tersebut.

Baca juga :   Siswa SMKN 1 Indralaya Selatan Mogok Belajar, Tuntut Kepala Sekolah dan Dua Guru Dicopot

Mahania mengungkapkan, keluarga sempat sulit mempercayai kepulangan Jumaidin karena surat keterangan dan akta kematian telah diterbitkan oleh pihak berwenang pada 2018.

“Waktu itu kami belum ikhlas mau mengikhlaskan adik kami ini pergi karena kami belum lihat jasadnya, jadinya belum 100 persen.”

“Tapi bertahun-tahun, kami pikir Allah sudah panggil dia,” lanjutnya, dikutip dari program Saksi Kata di kanal YouTube Tribunnews.com.

Baca juga :   Setelah Viral, Puspa Dewi PMI Asal Prabumulih Akhirnya Dapat Kepastian untuk Pulang ke Indonesia

Di balik kebahagiaan bertemu kembali dengan keluarga, Jumaidin harus menerima kenyataan pahit bahwa ayahnya telah meninggal dunia pada 2023. Ia pun menangis saat mendatangi makam sang ayah karena tak sempat bertemu kembali sebelum kepergiannya.

Meski kehilangan kesempatan untuk bertemu sang ayah, keluarga tetap bersyukur atas kepulangan Jumaidin setelah bertahun-tahun terpisah. Kisah tersebut menjadi momen haru bagi keluarga yang sempat meyakini telah kehilangan dirinya untuk selamanya.[YKP]

Delapan Tahun Gempa Palu Hilang Jumaidin Pulang
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleViral Guru Musnahkan Makeup Sitaan Siswi SMAN 1 Pacet, Sekolah Beri Klarifikasi
Next Article Curi Tiga HP, Pemuda di Palembang Kepergok Saat Intip Kamar
Riyadi

Related Posts

Regional

Polres Empat Lawang Sita 208 Botol Miras dari Dua Warung, Dua Orang Diamankan

03/11/20261 Views
Regional

Bapenda Palembang Mangkir dari RDP, Dialog Soal Polemik Pajak IGM Temui Jalan Buntu

03/11/20263 Views
Regional

Usai Isi Pertalite, Toyota Avanza Meledak dan Terbakar di Musi Rawas

03/11/20261 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202331,791 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202431,597 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202525,531 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,405 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,363 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?