RELUNG.ID- Perselisihan antara Denada dan putranya, Ressa Rizky Rossano, mulai menemui titik terang setelah keduanya menjalani dua kali pertemuan dalam momen Ramadan hingga Idul Fitri 2026.
Pertemuan pertama berlangsung saat buka puasa di Jakarta Selatan pada 19 Maret 2026, disusul pertemuan kedua saat Hari Raya Idul Fitri, 21 Maret 2026. Momen ini menjadi penting karena sebelumnya Ressa sempat menggugat Denada atas dugaan penelantaran anak dengan nilai fantastis mencapai Rp7 miliar.
Melalui manajernya, Risna Ories, Denada disebut telah mencapai kesepakatan damai dengan Ressa.
“Ressa, Denada, Om Dino, dan Tante Ratih sepakat untuk mencabut gugatan dan memilih berdamai,” ujar Risna.
Pertemuan tersebut juga dihadiri keluarga yang selama ini membesarkan Ressa, yakni Dino Rossano Hansa dan Ratih Puspita Dewi di sebuah restoran kawasan Jakarta Selatan.
Diketahui, Ressa telah diasuh oleh Dino dan Ratih di Banyuwangi sejak usianya 10 hari. Selama 24 tahun, ia tumbuh bersama keluarga tersebut dan memanggil mereka sebagai orang tua.
Keberadaan Ressa sebagai anak kandung Denada baru terungkap ke publik setelah gugatan yang diajukan ke Pengadilan Negeri Banyuwangi pada November 2025.
Pasca pertemuan hangat tersebut, Denada menawarkan Ressa untuk tinggal di rumahnya di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan. Selama ini, Ressa diketahui tinggal di kos di kawasan Depok saat berada di Jakarta.
Ressa mengaku tersentuh dengan tawaran tersebut, namun ia ingin tetap membagi waktu dengan keluarga yang telah membesarkannya.
“Ibu nawarin tinggal di rumahnya. Tapi Ressa harus memposisikan seminggu sama ibu, seminggu sama mama,” ujarnya. [YKP]

