Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/2026

Gubernur Herman Deru Sambut Kapolda Sumsel Baru, Rony Samtana Minta Dukungan Masyarakat

11/10/2026

Gubernur Herman Deru Ingatkan Ancaman Karhutla, Perusahaan Pemegang Konsesi Diminta Bertanggung Jawab

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Diduga Cemari Lahan, Pertamina Hulu Energi Disomasi Warga Air Hitam
Regional

Diduga Cemari Lahan, Pertamina Hulu Energi Disomasi Warga Air Hitam

alwiBy alwi01/10/2022
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Warga Desa Air Hitam Barat, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematan Ilir (PALI) melayangkan somasi kepada PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Raja Tempirai. Pasalnya, perusahaan tersebut diduga telah mencemari lahan milik warga.

Kejadian yang terjadi pada Selasa (6/9) lalu disalah satu kebun warga atas nama Sucipto Mulyadi terletak di desa Air Itam Barat terkena tumpahan limbah minyak mentah diduga karena pipa korosi dan sampai saat ini pihak perusahaan selalu berbelit-belit dalam kasus ganti rugi.

Hal itu diungkapkan Madi Apriad salah satu tokoh masyarakat Sumsel yang merupakan perwakilan keluarga, pihaknya sangat menyayangkan atas sikap yang dinilainya arogan dari pihak PT. PHE Raja Tempirai.

“Sungguh ironis menjadi masyarakat kecil selalu ditindas dan diperlakukan semena-mena oleh perusahaan yang memiliki kepentingan. Mereka (perusahaan, red) menghisap habis sumber daya alam yang ada namun tidak ada manfaat untuk masyarakat disekitarnya, bahkan yang lebih menyedihkan lagi ketika mereka mencemari lingkungan disekitar dengan limbah, mereka cenderung tidak bertanggung jawab dan tidak mau ganti rugi,” katanya dilansir dari RMOLSumsel, Sabtu (1/10).

Dijelaskan pria yang berprofesi sebagai Dosen dan Ustad ini, kejadian tersebut sudah dilaporkan langsung dan surat pengaduan masyarakat ke kepala Desa Air Hitam Barat Agus pada tanggal 6 september 2022 lalu.

“Kemudian karna tidak ada etikad baik untuk menemui perwakilan keluarga dan cenderung tidak mau ganti rugi kami juga sudah mesomasi pihak perusahaan pada tanggal 26 September 2022. Pihak humas PT. PHE Raja Tempirai hanya menghubungi lewat telpon tidak ada inisiatif untuk menemui pihak keluarga dengan alasan tidak ada uang transportasi untuk menemui perwakilan keluarga, bahkan yang membuat keluarga kecewa salah satu humas dari perusahaan ini mengatakan lewat telpon tidak ada ganti rugi hanya ada ganti pupuk yang di jadikan uang,” keluh madi

Sebagai perwakilan keluarga, lanjut Madi, pihaknya akan menpuh jalur hukum jika tidak ada etikad baik dan permohonan maaf dari pihak perusahaan.

“Kami akan menuntut pihak perusahaan dengan tuntutan pidana dan perdata dan akan membuat laporkan kejadian ini ke dinas lingkungan hidup karna ini juga memuat isu pencemaran lingkungan, serta kelalaian pihak perusahaan karena kurangnya perhatian dan perawatan terhadap pipa yang mengalami korosi,” ungkapnya.

Sementara, pihaka PHE Raja Tempirai mengklaim telah sigap tangani kerusakan pipa penyalur minyak dan gas (migas) di Desa Air Itam, Kecamatan Penukal itu.

“Setelah mendapatkan laporan, tim tanggap darurat PHE segera menuju lokasi dan melakukan penanganan sesuai prosedur operasi standar perusahaan secara bertahap, tim PHE RT melakukan pemulihan lingkungan pada area sekitar yang terdampak. Berdasarkan investigasi, kerusakan pipa penyalur migas diduga karena korosi,” kata Tuti Dwi Patmayanti, Head of Comrel & CID Zona 4.

Selain itu, bahwa pihak PHE Raja Tempirai terus melakukan pengawasan terhadap aset operasional. Selain berupaya memenuhi target produksi migas nasional, PHE RT berkomitmen melaksanakan aktivitas operasinya berwawasan lingkungan dan memperhatikan kesejahteraan masyarakat.

“Kami mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memperbaiki bagian pipa yang rusak, pemulihan lingkungan secara bertahap, dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk pencegahan. Dan untuk ganti rugi saat ini masih proses,” tutur Tuti melalui rilis yang disampaikan.

PHE RT terus menghimbau masyarakat untuk melaporkan jika terjadi kerusakan dan atau kegiatan mencurigakan di sekitar jaringan pipa migas. Dan meminta semua pihak bekerja sama untuk mematuhi jarak aman minimum, berupa ruang terbuka antara pipa penyalur migas dengan tanaman sekitar yang dihitung dari sisi terluar pipa ke kiri dan ke kanan.

“Dukungan masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan operasi migas yang aman, serta ramah lingkungan dengan cara mematuhi semua peraturan yang berlaku,” tutupnya.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleSembunyi di Rumah Panggung, DPO Narkoba di Muratara Diringkus
Next Article Lagi Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Rizky Diringkus Polisi
alwi

Related Posts

Regional

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/20261 Views
Regional

Gubernur Herman Deru Sambut Kapolda Sumsel Baru, Rony Samtana Minta Dukungan Masyarakat

11/10/20260 Views
Regional

Gubernur Herman Deru Ingatkan Ancaman Karhutla, Perusahaan Pemegang Konsesi Diminta Bertanggung Jawab

11/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,924 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,796 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,769 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?