RELUNG.ID– Video yang memperlihatkan sepasang warga negara asing (WNA) terlibat adu mulut dengan seorang pegawai spa di kawasan Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali, viral di media sosial.
Dalam video tersebut, kedua WNA diduga terlibat perselisihan dengan pegawai spa setelah menggunakan layanan pijat di tempat tersebut.
Berdasarkan informasi yang beredar, persoalan bermula ketika kedua WNA tersebut hendak menggunakan paket membership di luar jam operasional yang berlaku.
Pihak spa kemudian disebut telah menjelaskan ketentuan mengenai penggunaan membership kepada keduanya.
Setelah mendapatkan penjelasan, kedua WNA tersebut disebut akhirnya bersedia menggunakan layanan perawatan lainnya.
Namun, persoalan kembali muncul setelah sesi pijat selesai.
Kedua WNA tersebut diduga menolak ketentuan dan syarat keanggotaan serta meminta uang mereka dikembalikan.
Mereka juga diduga menolak membayar jasa perawatan yang telah diberikan.
Perselisihan kemudian terjadi dan terekam dalam sebuah video yang beredar di media sosial.
Dalam rekaman tersebut, tampak salah satu pegawai spa terlibat adu mulut dengan kedua WNA. Pihak spa bahkan disebut sempat mengancam akan menghubungi pihak berwajib.
Setelah terjadi perselisihan, kedua WNA tersebut kemudian diduga meninggalkan lokasi.
Pejabat Sementara (Ps) Kasubsi Penmas Seksi Humas Polres Badung Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti membenarkan adanya kejadian tersebut.
Namun, Ayu menegaskan persoalan antara kedua WNA dengan pihak spa telah diselesaikan.
Ia juga menyebut kejadian tersebut bukan merupakan peristiwa yang baru terjadi, melainkan berlangsung pada Juli 2026.
“Untuk hal itu dari pihak salon sudah menganggap itu selesai karena kejadian tersebut terjadi bulan Juli 2026 yang lalu dan pihak salon juga telah memperbarui SOP-nya,” kata Ayu saat dikonfirmasi, Kamis (13/8/2026).
Menurut Ayu, pihak spa telah menganggap persoalan tersebut selesai dan tidak ada proses hukum lanjutan terkait kejadian tersebut.
Pihak spa juga melakukan pembaruan standar operasional prosedur (SOP) setelah insiden tersebut sebagai langkah evaluasi.
Dengan demikian, video perselisihan yang kembali beredar di media sosial tersebut merupakan rekaman kejadian yang berlangsung sekitar satu bulan sebelumnya.
Polres Badung memastikan pihak spa telah menyelesaikan persoalan tersebut dan melakukan perbaikan prosedur pelayanan setelah kejadian.[YKP]

