RELUNG.ID – Aksi pengejaran sekelompok geng motor oleh anggota Polisi Militer (PM) TNI AD menggegerkan persimpangan Jalan Setiabudi Dalam, Medan, Rabu sore.
Diduga kelompok tersebut baru saja melakukan tawuran di Jalan Kapten Sumarsono, kemudian melancarkan konvoi brutal yang memicu keprihatinan warga setempat.
Berdasarkan rekaman video amatir yang beredar, seorang anggota PM berpangkat tamtama secara sigap membuntuti dan memepet para pelaku yang berboncengan.
Akibat manuver tersebut, beberapa anggota geng motor kehilangan keseimbangan dan terjatuh di tengah jalan.
Kepanikan pun merebak saat para pelajar itu berhamburan menghindar, sementara sang serdadu terus mengejar.
Melihat para pelaku terkapar, warga sekitar yang sudah geram spontan turun tangan tanpa komando. Sejumlah remaja yang terjatuh menjadi sasaran amukan massa, dihujani pukulan dan tendangan sebelum akhirnya petugas kepolisian dari Polsek Helvetia tiba di lokasi untuk memberikan pengamanan.
Beberapa pelaku berhasil diamankan, meski ada pula yang lepas dan melarikan diri.
“Saya lihat sendiri, mereka memang baru selesai tawuran. Setelah itu konvoi di jalan, mungkin mencari-cari masalah. Begitu kena sergap Pak Polisi Militer, mereka langsung terjatuh semua,” kata Syarif, warga yang menyaksikan langsung kejadian.
Para pelaku yang tertangkap langsung digelandang ke Mako Polsek Helvetia untuk proses hukum lebih lanjut atas dugaan tawuran dan konvoi tanpa izin.
Sementara itu, petugas kepolisian masih memburu pelaku yang sempat kabur, serta menelusuri kemungkinan adanya korban luka dalam insiden ini. (vid)

