Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/2026

Heboh! Nama Prajurit Ini Bikin Komandan Gemetar

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Dikenal Keras dan Ditakuti, Inilah Legenda Debt Collector Tanah Air
Regional

Dikenal Keras dan Ditakuti, Inilah Legenda Debt Collector Tanah Air

RiyadiBy Riyadi07/04/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi Debt Collector. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Profesi penagih utang atau “debt collector” di Indonesia menyimpan kisah panjang yang tak lepas dari dunia kekerasan, kekuasaan jalanan, dan kisah legenda dari sejumlah nama besar. Di antara banyaknya “debt collector” yang pernah beroperasi di Tanah Air, tiga sosok ini kerap disebut sebagai ‘raja’ dalam dunia penagihan utang mereka adalah John Kei, Hercules Rosario Marshal, dan Basri Sangaji .

Ketiganya bukan sekadar penagih utang biasa. Mereka dikenal karena gaya kerasnya, karisma di kalangan anak buah, serta keterlibatan dalam berbagai konflik perebutan wilayah di Jakarta. Nama-nama ini menjelma jadi legenda, bahkan disebut-sebut sebagai penguasa jalanan ibu kota sejak era 1990-an.

John Kei, pria asal Pulau Kei, mulai mencuat ke permukaan usai datang ke Jakarta pada tahun 1992. Berbekal pengaruh dan loyalitas kelompoknya, ia membentuk jaringan yang kuat di dunia penagihan utang dan jasa keamanan. Tak berbeda jauh, Basri Sangaji yang berasal dari Pulau Haruku juga membangun basis serupa dengan pendekatan keras.

Baca juga :   Ngaku Punya Bekingan TNI, 4 Debt Collector Minta Maaf di Kodam V/Brawijaya

Sementara itu, Hercules memiliki latar belakang unik. Ia pernah menjadi Tenaga Bantuan Operasi (TBO) Kopassus saat konflik di Timor Timur. Ketika diboyong ke Jakarta oleh tentara, Hercules perlahan mengukuhkan namanya sebagai sosok preman paling disegani di era Orde Baru.

Menurut peneliti politik Ian Douglas Wilson dalam bukunya “Politik Jatah Preman”, awalnya kelompok-kelompok ini digunakan untuk “menjaga ketertiban” wilayah. Namun, seiring waktu, mereka berubah menjadi aktor penting dalam dunia gelap kota—dari premanisme, penagihan utang, hingga makelar tanah.

Peran para “debt collector” dari kelompok ini semakin mencuat saat krisis ekonomi melanda Indonesia pada akhir 1990-an. Banyak bank yang kolaps dan meninggalkan kredit macet. Di sinilah jasa kelompok John Kei, Hercules, dan Basri mulai digunakan untuk mengejar debitur yang menunggak.

Baca juga :   13 DPC Partai Solidaritas Indonesia Kota Semarang Mundur Serentak, Kembalikan Aset ke DPD

Selain menagih utang, kelompok mereka juga berperan dalam menjaga lahan-lahan sengketa di Jakarta, yang kala itu banyak memiliki kepemilikan ganda. Perusahaan-perusahaan besar pun tak jarang menggunakan jasa mereka untuk mengamankan aset, yang kian memperbesar pengaruh dan kekuatan mereka.

Kekuatan besar yang dimiliki ketiganya tak jarang menimbulkan gesekan. Perselisihan antar kelompok sering berujung bentrok fisik. Pada 2002, kelompok Hercules dan Basri Sangaji terlibat bentrokan besar di Jakarta. Hercules bahkan pernah menjadi tersangka dalam kasus pembunuhan Basri.

John Kei pun tercatat beberapa kali berurusan dengan hukum, termasuk kasus pembunuhan dan penyerangan terhadap kerabatnya sendiri. Saat ini, ia tengah menjalani hukuman penjara setelah kembali ditangkap dalam kasus penyerangan di Tangerang.

Baca juga :   Lakukan Penganiayaan Debt Collector, Aiptu Fandri Jadi Tersangka

Meski sebagian dari mereka sudah tiada atau tak lagi aktif di dunia jalanan, pengaruh dan nama besar John Kei, Hercules, dan Basri Sangaji tetap hidup di kalangan *debt collector* dan dunia bawah kota. Mereka dianggap sebagai pelopor model bisnis penagihan utang nonformal yang masih bertahan hingga sekarang.

Hercules sendiri dikabarkan telah bertobat dan memilih hidup sebagai pengusaha biasa. Namun nama besarnya tetap melekat kuat dalam sejarah jalanan ibu kota.

Kini, profesi debt collector masih menjadi perdebatan di masyarakat. Identik dengan kekerasan dan intimidasi, profesi ini dinilai perlu penataan dan regulasi lebih ketat. Tapi satu hal yang tak bisa disangkal, tiga nama besar tadi telah membentuk bab penting dalam sejarah gelap kota Jakarta.[YKP]

Debt Collector Legenda Debt Collector Tanah Air
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePetani Tanjung Batu Diamankan Polisi Usai Curi Puluhan Bibit Tanaman Tetangga
Next Article Ajudan Kapolri Lakukan Aksi Kekerasan ke Jurnalis di Stasiun Tawang Semarang, Ini Respon Listyo Sigit
Riyadi

Related Posts

Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20263 Views
Regional

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/20266 Views
Regional

Heboh! Nama Prajurit Ini Bikin Komandan Gemetar

11/10/20268 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,956 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,826 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,799 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?