RELUNG.ID – Kapolri baru Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto resmi merombak jajaran Polri, tak terkecuali di struktur Polda Sumsel.
Kapolda Sumsel, Irjen Pol Sandi Nugroho menjadi salah satu personel yang dimutasi dan digantikan oleh Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol Rony Samtama.
Mutasi Kapolda Sumsel, Irjen Pol Sandi ini meninggalkan sejumlah PR di tengah persoalan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang melanda di wilayah Sumsel.
Seperti diketahui, Polda Sumsel tengah menangani 50 kasus Karhutla di Sumsel sejak Januari hingga September 2026. Dari 50 kasus tersebut 34 kasus melibatkan perorangan dan 16 kasus melibatkan korporasi. Sebanyak 43 orang telah ditetapkan tersangka perorangan dan dilakukan penahanan sejumlah Polres jajaran.
Korporasi yang terlibat dalam kasus karhutla diantaranya satu perusahaan di Banyuasin, 2 perusahaan di Ogan Ilir (OI), 6 perusahaan di Ogan Komering Ilir (OKI), 1 perusahaan di Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan), 2 perusahaan di Ogan Komering Ulu Timur (OKU Timur), 2 perusahaan di Musi Rawas Utara (Muratara), dan 2 perusahaan di Muara Enim.
Menanggapi mutasi tersebut, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengatakan, mutasi jabatan di lingkungan Polri merupakan biasa dan lumrah terjadi.
“Ini adalah bagian dari penyegaran organisasi, pembinaan karier, serta bagian dari strategi kepolisian untuk dinamisasi kinerja kesatuan dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks ke depan,” tutupnya. (FZP)

