Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Politik»Dinamika Politik Nasional Bisa Ubah Peta Pilgub Sumsel
Politik

Dinamika Politik Nasional Bisa Ubah Peta Pilgub Sumsel

ADMINBy ADMIN06/08/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Pengamat Politik Sumsel sekaligus Direktur Teras Indonesia, Ahmad Haekal Haffafah. (ist)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Peta politik menuju Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumatera Selatan masih sangat dinamis. Selain kekuatan figur di daerah, arah kontestasi juga diperkirakan akan dipengaruhi perkembangan politik di tingkat nasional.

Pengamat Politik Sumsel sekaligus Direktur Teras Indonesia, Ahmad Haekal Haffafah, mengatakan jabatan sebagai ketua partai memang memberikan keuntungan bagi seseorang yang ingin maju pada Pilgub. Namun, keuntungan itu baru sebatas mempermudah langkah awal.

Baca juga :   Prabowo Hadiri Paripurna, Bahas Arah Kebijakan Ekonomi dan Fiskal 2027

Menurut Haekal, ketua partai memiliki posisi yang lebih kuat dalam membangun komunikasi politik dan menjajaki kerja sama dengan partai lain. Mereka juga lebih mudah mengamankan syarat pencalonan apabila aturan ambang batas atau threshold masih diberlakukan.

“Keuntungan utamanya adalah lebih mudah mengamankan threshold atau ambang batas pencalonan. Itu menjadi modal awal dalam membangun kekuatan politik,” katanya.

Meski demikian, Haekal mengingatkan bahwa Pilgub Sumsel tidak hanya ditentukan oleh kekuatan partai di daerah. Pengalaman selama ini menunjukkan keputusan penting sering kali dipengaruhi arah kebijakan partai di tingkat pusat.

Baca juga :   Purbaya Dicopot Saat Paparkan Kondisi Perekonomian di DPD RI, Rapat Mendadak Terhenti

Karena itu, perkembangan politik nasional tetap akan menjadi salah satu faktor yang menentukan siapa yang akhirnya mendapat tiket untuk bertarung.

“Kita belum mengetahui seperti apa ambang batas pencalonan ke depan maupun dinamika politik nasional. Selain itu, lima partai besar tentu memiliki peluang lebih dominan, ditambah faktor dukungan elite di tingkat pusat,” ujarnya.

Menurut Haekal, bukan tidak mungkin peta politik yang saat ini terlihat di Sumsel berubah ketika partai-partai mulai membangun koalisi menjelang Pilgub. Dukungan elite partai di pusat bahkan bisa menjadi penentu arah koalisi maupun pasangan calon yang akan diusung.

Baca juga :   Sentil Kader ‘Lompat Pagar’, Ketua PDIP Sumsel: Partai Ini Bukan Bedeng, Kalau Tak Nyaman Silakan Pergi!

Oleh sebab itu, Haekal juga mengingatkan seluruh ketua partai di Sumsel bahwa mereka tidak bisa hanya mengandalkan jabatan yang mereka pegang saat ini. Beberapa tahun menjelang Pilgub kedepan, harus dimanfaatkan untuk membangun kepercayaan masyarakat, memperkuat organisasi, serta menunjukkan hasil kerja yang nyata. Para ketua partai harus mulai membangun citra dan memperluas jangkauan politiknya sejak sekarang.

“Hingga saat ini belum ada figur yang benar-benar menonjol. Kalau mencari pemimpin yang merakyat, tidak cukup hanya dari perilaku, tetapi harus tercermin melalui kebijakan yang pro-rakyat,” pungkasnya. (DSK)

Pilgub Sumsel Politik Nasional
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKarhutla di Sumsel Meningkat, Operasi Modifikasi Cuaca Mulai Dilakukan
Next Article Diselimuti Asap, Kualitas Udara di Palembang Masuk Kategori Tidak Sehat
ADMIN

Related Posts

Politik

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK, Istana: Bukan Tidak Ada tapi Belum Ditemukan

10/10/20263 Views
Politik

Dulu Terang-terangan Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Begini Respon Jokowi Sekarang

10/10/20262 Views
Politik

Bobby Nasution Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Pendidikan Sarjana

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,893 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,766 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,738 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?