RELUNG.ID – Kasus perundungan (bullying) terhadap seorang siswa SMP Negeri 31 Palembang yang sempat viral mendapat perhatian serius dari Wali Kota Palembang, Ratu Dewa. Laporan keluarga korban terkait dugaan ancaman dari pihak sekolah langsung ditindaklanjuti oleh Dinas Pendidikan Kota Palembang.
Kepala Dinas Pendidikan Palembang, Adrianus Amri, memastikan tidak ada ancaman yang dilakukan oleh pihak sekolah terhadap korban.
“Setelah mendapatkan instruksi dari Wali Kota, saya segera mengeluarkan surat panggilan kepada kepala sekolah. Meski sedang berada di luar kota, saya tetap menghubungi kepala sekolah melalui telepon. Dari penjelasannya, tidak ada ancaman terhadap korban,” jelas Amri.
Menurut Amri, insiden perundungan yang dialami korban, TR, terjadi di luar jam dan lingkungan sekolah. Meski demikian, pihak sekolah tetap diminta untuk memberikan dukungan moral kepada korban.
“Kejadian ini terjadi di luar jam sekolah, tetapi kami tetap meminta kepala sekolah untuk menemui korban dan memberikan semangat kepadanya,” tambahnya.
Amri juga menjadwalkan pertemuan langsung dengan Kepala SMP Negeri 31 Palembang untuk memastikan tidak ada tindakan yang menghambat upaya pemulihan psikologis korban.
“Hari ini saya akan bertemu langsung dengan kepala sekolah. Hasil pertemuan akan segera kami laporkan,” tegasnya.
Sebelumnya, Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, mengunjungi rumah korban di kawasan 15 Ulu, Kecamatan Jakabaring, pada Jumat (23/5/2025). Dalam kunjungan tersebut, Ratu Dewa memberikan dukungan moral kepada korban dan mendengar langsung kronologi kejadian.
“Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap korban bullying. Kami ingin memastikan korban tetap semangat dan mendapatkan perlindungan yang layak,” ujar Ratu Dewa.
Kasus bullying ini terjadi pada Minggu (18/5/2025) sekitar pukul 16.00 WIB. Korban didorong oleh sejumlah pelaku hingga tercebur ke sungai di kawasan Jalan Terusan, Kelurahan 15 Ulu. Tidak hanya menjadi korban bullying, korban juga disebut mengalami dugaan ancaman dari pihak sekolah, yang kemudian diluruskan oleh Dinas Pendidikan.[THQ]

