RELUNG.ID – Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) RI kini menonaktifkan jaringan komunikasi data di seluruh kecamatan dan perangkat Machine to Machine.
Karena itu, agar tetap dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat secara praktis, Disdukcapil Muratara bakal melakukan sistem ‘jemput bola’ di setiap kecamatan.
Hal ini diungkapkan Kepala Disdukcapil Muratara, Aan Andrian melalui sekretaris Sindo, Senin (26/5).
“Kita harus sistem jemput bola, agar mempermudah masyarakat dalam pembuatan administrasi kependudukan seperti KK, Akte Kelahiran dan Perekaman e-KTP,” katanya.
Menurut Aan, sebelum turun ke Kecamatan pihaknya akan mengatur jadwal terlebih dahulu, jangan sampai nantinya ketika turun masyarakatnya tidak datang.
Dia mengatakan, kendala yang dialami pihaknya ketika melakukan sistem jemput bola, banyak masyarakat yang tidak hadir.
“Makanya kita akan berkoordinasi ke pihak Kecamatan, setelah itu beru turun. Supaya jangan sampai masih ada masyarakat yang belum memiliki KTP dan KK tidak hadir,” ujarnya.
“Kami akan berusaha semaksimal mungkin dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam pembuatan administrasi kependudukan,” pungkasnya. (LTM)

