RELUNG.ID – Aktor Dude Harlino mengaku baru mengetahui dugaan persoalan yang melibatkan PT DSI setelah menyaksikan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPR RI pada Januari 2026.
Pengakuan tersebut disampaikan Dude usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri bersama sang istri, Alyssa Soebandono, terkait dugaan penipuan dan penggelapan yang tengah diselidiki aparat penegak hukum.
Dude menegaskan, selama menjalin kerja sama sebagai brand ambassador PT DSI sejak 2022, dirinya tidak mengetahui adanya kejanggalan dalam operasional perusahaan tersebut.
“Pemahaman kami mulai terbuka saat mengikuti RDP Komisi III DPR RI yang menghadirkan Bareskrim, PPATK, OJK, serta perwakilan paguyuban lender,” ujarnya usai pemeriksaan, Kamis (2/4/2026).
Dalam forum tersebut, lanjut Dude, sejumlah lembaga memaparkan alur dugaan skema yang sebelumnya tidak ia ketahui. Penjelasan itu menjadi titik awal dirinya memahami gambaran persoalan yang kini mencuat.
“Di situ dijelaskan secara rinci apa yang terjadi dan bagaimana skemanya. Dari situ kami baru memahami, ternyata seperti ini yang sebelumnya tidak kami ketahui,” katanya.
Dude menegaskan bahwa perannya dalam kerja sama dengan PT DSI terbatas pada kegiatan promosi sesuai kontrak sebagai brand ambassador. Ia memastikan tidak terlibat dalam aktivitas internal perusahaan.
Kuasa hukum Dude, Al Ayyubi, menambahkan bahwa nilai kerja sama yang diterima kliennya telah dijelaskan kepada penyidik dan dinilai proporsional dengan pekerjaan yang dilakukan.
“Nilai jasa yang diterima sesuai dengan kewajiban yang dijalankan dalam kontrak kerja sama,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dude menyebut dirinya berada pada posisi eksternal dan hanya menjalankan tugas profesional. Meski namanya turut disebut dalam kasus tersebut, ia bersyukur banyak pihak memahami perannya.
Kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang melibatkan PT DSI saat ini masih dalam proses penyelidikan. Dude pun menyatakan siap kooperatif dan memberikan keterangan yang dibutuhkan guna mendukung proses hukum berjalan transparan. (vid)
