RELUNG.ID – Nahas dialami dua petani asal Desa Lesung Batu Muda, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara.
Pasalnya, keduanya diserang oleh beruang liar saat menyadap karet di kebun milik mereka.
Kedua petani tersebut yaitu, Runza (42) dan Ibrahim (60).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika Runza bersama istrinya, Maisari, sedang menyadap karet. Secara tiba-tiba seekor beruang muncul dan langsung menyerangnya.
Korban Runza berusaha melawan menggunakan pahat sadap karet dengan memukul ke arah beruang hingga hewan tersebut melarikan diri ke arah kebun milik Ibrahim yang berjarak sekitar 300 meter dari lokasi pertama.
Tak lama berselang, beruang tersebut menyerang Ibrahim yang saat itu sedang bekerja di kebunnya.
Akibat penyerangan itu, Runza mengalami luka di bagian tangan kanan dan kiri, sedangkan Ibrahim mengalami luka robek dibagian tangan kanan dan tulang remuk. Setelah menyerang, beruang itu pun langsung melarikan diri dari lokasi.
Kapolres Musi Rawas Utara, AKBP Rendy Surya Aditama melalui Kapolsek Rawas Ulu Iptu Hari Suharto membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, kedua korban diserang saat sedang beraktivitas di kebun karet.
Dia menjelaskan, korban pertama Runza sempat melawan dengan menggunakan pahat sadap karet sehingga hanya mengalami luka di tangan kanan dan lengan kiri.
“Untuk korban Ibrahim diserang secara tiba-tiba. Akibatnya tangan kanan mengalami luka robek dan tulang remuk. Setelah itu beruang langsung melarikan diri,” jelas Kapolsek Rawas Ulu kepada awak media.
Ia menjelaskan Kedua korban saat ini sudah mendapat perawatan medis di fasilitas kesehatan terdekat. Dia mengimbau warga, Kecamatan Rawas Ulu khususnya yang beraktivitas di kebun agar lebih waspada.
“Kami imbau masyarakat yang ke kebun agar tidak sendirian, membawa alat pelindung diri, dan segera melapor ke Polsek atau BKSDA jika melihat keberadaan beruang,” imbaunya.
Hingga saat ini pihak kepolisian bersama warga masih melakukan pemantauan di sekitar lokasi kejadian. Koordinasi dengan BKSDA Sumsel juga terus dilakukan untuk penanganan lebih lanjut. (LTM)

