RELUNG.ID – Jembatan penghubung antar dusun di Desa Merah Mata Kecamatan Banyuasin I Banyuasin ambruk ditabrak ponton.
Peristiwa ini terjadi pada Rabu (22/7), sehingga menyebabkan akses masyarakat yang menghubungkan antar dusun menjadi putus total.
Informasinya kejadian ambruk jembatan ini sudah terjadi sebanyak 3 kali, disebabkan ponton pengangkut pasir.
“Kalau tidak salah ini yang ketiga kali ditabrak ponton, hingga jembatan menjadi roboh,”kata Iji warga sekitar, Jumat (24/7).
Diakuinya kalau sungai yang dilalui ponton itu menjadi akses utama angkutan ponton bermuatan pasir.”Jadi mereka melintasi jembatan ini,” bebernya.
Dengan kejadian ini, ia selaku masyarakat berharap kepada pemerintah agar dapat melakukan perbaikan terhadap kerusakan jembatan itu.”Kepada pihak ponton angkutan pasir untuk dapat bertanggung jawab,”ungkapnya.
Ambrok bentang jembatan ini viral di media sosial, setelah di share oleh warganet @rais rais Zainal yang mendapatkan beragam komentar.
Seperti suryadi yang menuliskan komentar “itulah klu bkn nyo asal”an kanan kiri nyo dak di kunci cuma di letak ke bae, tempo hari tengah nyo skrg pinggir nyo, cair tkg ketek,”tulisnya.
Terpisah, Kepala Desa Merah Mata, Septian ketika dikonfirmasi membenarkan kalau jembatan itu ambruk.”Iya (ambruk),”katanya.
Kemudian pihak ponton angkutan pasir yang menabrak bersedia bertanggungjawab dalam kerusakan jembatan itu.
“Mereka juga bersedia fasilitas angkutan ketek untuk masyarakat melintas, tanpa dipungut biaya sama sekali,” singkatnya. (RDR)

