Nahas dialami Hasbul (49) warga Dusun II, Desa Lebak Budi, Kecamatan Panang Enim, Kabupaten Muara Enim. Pasalnya, rumah panggung yang ditinggalinya ludes terbakar bersama uang simpanannya sebesar Rp75 juta.
Kapolsek Tanjung Agung, AKP Heri Irawan, didampingi Kasi Humas Polres Muara Enim Iptu RTM Situmorang, mengatakan berdasarkan keterangan dari korban Hasbul sebelum kejadian, Rabu siang (12/10) korban sedang tiduran di ruang tengah. Kemudian dia terbangun mendengar banyak benda jatuh dari atap dapurnya dan mencium bau asap.
“Setelah korban mengecek kedapur ternyata dapur rumahnya sudah terbakar. Lalu korban berteriak meminta tolong,” ujar Heri, Kamis (13/10).
Mendengar teriakan minta tolong. Linda (33), penghuni rumah lainnya langsung ke arah dapur dan melihat api sudah membesar. Hingga akhirnya, api menghanguskan rumah mereka. Warga yang melihat kejadian tersebut bersama-sama warga berusaha memadamkan api. Kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.00 WIB.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun selain rumah, uang tunai sebesar Rp75 juta yang disimpan di bawah tempat tidur juga ikut terbakar hangus.
“Diduga penyebab kebakaran tersebut diakibatkan karena terjadinya hubungan arus pendek listrik. Dalam kejadian tersebut korban mengalami kerugian yang dialami diperkirakan mencapai Rp200 juta,” ujarnya.
Mendapati informasi tersebut, Pj Bupati Muara Enim, Kurniawan mengunjungi korban kebakaran untuk memberikan bantuan guna meringankan penderitaan korban,
“Rumah korban yang hangus akan segera dibangun kembali supaya dapat menempati tempat tinggal sedia kalanya. Namun begitu, saya berpesan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap kompor hingga instalasi listrik dirumah. Supaya kejadian serupa tak terulang yang akhirnya dapat merugikan masyarakat,” pungkasnya.

