RELUNG.ID- Pegiat media sosial Tifauzia Tyassuma atau yang dikenal sebagai Dokter Tifa membantah keras isu yang menyebut dirinya menerima uang Rp50 miliar untuk memainkan polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
Dalam keterangannya di Jakarta Selatan, Dokter Tifa menegaskan kabar tersebut tidak benar dan merupakan fitnah yang serius terhadap dirinya dan pihak yang terlibat.
“Ini sama sekali tidak betul! Itu adalah fitnah! Fitnah yang sangat keji terhadap kami,” ujar Dokter Tifa, Jumat (27/3/2026).
Ia memastikan, tidak ada dana sepeser pun yang diterima dari pihak mana pun terkait isu tersebut. Bahkan, ia mengaku tidak memiliki pihak pendana atau “bohir” dalam upaya yang dilakukannya.
“Kami tidak menerima sepeser pun uang dari siapa pun. Kami sama sekali tidak punya bohir. Kami bekerja dengan jerih payah kami sendiri,” tegasnya.
Dokter Tifa juga menyatakan akan menolak jika ada pihak yang mencoba memberikan bantuan dana. Ia menilai, bantuan tersebut lebih baik disalurkan untuk kepentingan sosial, seperti pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Salurkan itu sebagai sedekah atau bantuan pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan, tidak usah diberikan kepada kami,” ujarnya.
Menurutnya, menerima dana justru berpotensi melemahkan independensi perjuangannya dalam menyuarakan isu tersebut. [YKP]

