RELUNG.ID- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Prabumulih angkat bicara terkait kondisi gerbang masuk Kota Prabumulih yang mengalami kerusakan namun tak kunjung diperbaiki.
Gerbang tersebut selama ini menjadi salah satu ikon kota berjuluk Kota Nanas itu.
Ketua DPRD Kota Prabumulih ,Deni Victoria mengatakan, pihaknya telah memanggil Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk membahas langkah perbaikan.
“Kita sudah memanggil PU, artinya untuk tindak lanjut Pemkot mencari solusi, apakah akan menggunakan dana CSR atau mekanisme lain,” ujar Deni saat ditemui di kantor DPRD Prabumulih, Kamis (22/5/2025).
Ia menjelaskan, karena proses penganggaran melalui APBD tahun 2025 belum bisa mengakomodasi kebutuhan perbaikan dalam waktu dekat, maka opsi pembiayaan melalui Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan menjadi alternatif yang sedang dipertimbangkan.
“Kalau dibiarkan, tentunya tidak pantas juga dilihat sebagai wajah kota dan merusak pemandangan Kota Prabumulih,” ujarnya.
Deni menegaskan pentingnya menjaga estetika dan citra kota, terutama melalui ikon-ikon fisik seperti gerbang utama yang menjadi simbol penyambutan bagi warga maupun tamu yang datang.[SMP]

