RELUNG.ID – Sebuah video yang memperlihatkan dokter spesialis ginjal di RSUD Sekayu dimarahi dan dipaksa buka masker oleh keluarga pasien kini viral di media sosial.
Dokter tersebut diketahui bernama dr Syahpri Putra Wangsa, Sp.PD-KGH, FiNASIM, seorang dokter konsultan spesialis nefrologi
Dalam video berdurasi 1 menit 5 detik yang beredar, terlihat keluarga pasien emosi memarahi dokter karena dinilai lamban dalam melakukan penanganan dan tidak sesuai dengan fasilitas VIP yang disewanya.
Tak hanya itu, keluarga pasien ini pun memaksa dokter membuka masker di depan pasien wanita yang sedang dirawat di ruang VVIP.
Pada video tersebut, sang dokter sempat menjelaskan, pasien masuk rumah sakit dalam kondisi tidak sadar dengan gula darah rendah dan tekanan darah yang tidak terkontrol. Hasil rontgen menunjukkan adanya gambaran infeksi di paru-paru kanan yang khas penyakit TBC.
Namun, keluarga pasien terlihat tidak menerima pernyataan dari dokter tersebut hingga akhirnya video yang direkam keluarga pasien ini viral.
Menanggapi video tersebut, Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel, David Hadrianto Aljufri mengaku pihaknya masih menggali informasi terkait permasahan tersebut.
“Kita masih ngumpulin data data dulu dan menjajaki dahulu untuk memanggil para pihak terkait permasalahan tersebut,” singkat politisi Partai Golkar ini, Rabu (13/8/2025).
Sebelumnya, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Musi Banyuasin (Muba) telah menyatakan sikap tegas mengawal proses hukum terkait dugaan penganiayaan dan intimidasi yang dialami seorang dokter spesialis di RSUD Sekayu, Selasa (12/8/2025).
Peristiwa tersebut viral di media sosial setelah beredar rekaman video keluarga pasien yang memaksa dokter melepas masker saat memeriksa pasien.
Aksi tersebut menuai kecaman luas dari publik dan dinilai sebagai tindakan yang tidak dapat dibenarkan. (DSK)

