RELUNG.ID– Kebakaran hebat menghanguskan dua unit rumah panggung milik Abdul Hamid (55) dan Muhammad Yunus (alm), warga Dusun IV, Desa Karang Dapo, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 07.45 WIB.
Kobaran api yang cepat membesar membuat dua rumah tersebut tidak dapat diselamatkan. Api juga sempat merambat ke empat rumah warga dan satu gedung sekolah di sekitar lokasi.
Beruntung, empat rumah dan gedung sekolah tersebut hanya mengalami kerusakan ringan setelah api berhasil dipadamkan sekitar dua jam kemudian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Berdasarkan informasi sementara, kebakaran diduga dipicu korsleting arus listrik. Api pertama kali muncul dari rumah Abdul Hamid sebelum merambat ke rumah milik Muhammad Yunus.
Saat kejadian, rumah Abdul Hamid dalam kondisi kosong karena pemiliknya sedang pergi ke kebun. Sementara rumah milik Muhammad Yunus juga tidak dihuni.
Kepala Desa Karang Dapo Rosyadi mengatakan, dirinya mengetahui kebakaran setelah mendengar teriakan warga yang meminta pertolongan.
“Saya datang api sudah sangat besar, sehingga masyarakat kelelahan untuk memadamkan api,” ungkap Rosyadi.
Warga kemudian bergotong royong berusaha memadamkan api sebelum dibantu mobil pemadam kebakaran.
“Ya masyarakat sudah berusaha semaksimal mungkin dan dibantu oleh tim pemadam kebakaran, sehingga api bisa dapat dipadamkan,” jelasnya.
Rosyadi mengatakan, upaya warga dan petugas pemadam kebakaran berhasil mencegah api meluas sehingga empat rumah dan gedung sekolah di sekitar lokasi hanya mengalami kerusakan ringan.
“kedua rumah dalam keadaan kosong karena pemiliknya pergi ke kebun dan satunya memang tidak dihuni,” bebernya.
Kapolres Muratara AKBP Rendy Surya Aditama melalui Kapolsek Karang Dapo AKP Rusdan membenarkan peristiwa kebakaran tersebut.
“Ya personel langsung ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan membantu memadamkan api,” ujarnya.
Rusdan mengatakan, berdasarkan pemeriksaan awal, kebakaran diduga akibat korsleting arus listrik. Api kemudian merambat dari rumah Abdul Hamid ke rumah Muhammad Yunus.
“Dalam kejadian tersebut kerugian ditaksir mencapai Rp620 juta dan tidak memakan korban jiwa karena kedua rumah dalam keadaan kosong,” pungkasnya.
Polisi masih melakukan pemeriksaan di lokasi untuk memastikan penyebab kebakaran serta menghitung kerugian akibat peristiwa tersebut.[LTM]

