Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Dugaan Pencemaran Sungai Gajah Mati di OKI Mencuat, Pemprov Sumsel Didesak Usut Tuntas
Regional

Dugaan Pencemaran Sungai Gajah Mati di OKI Mencuat, Pemprov Sumsel Didesak Usut Tuntas

alwiBy alwi28/07/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Anggota DPRD Provinsi Sumsel, Chairul S Matdiah. Foto : Toriq/RELUNG.ID
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Dugaan pencemaran Sungai di Desa Gajah Mati, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), kini mencuat.

Hal ini terungkap dalam Rapat Paripurna XXXVII DPRD Sumsel yang membahas laporan hasil pembahasan Badan Anggaran terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Sumsel Tahun Anggaran 2025, Senin kemarin (27/7/2026).

Baca juga :   HGU Terbakar Berulang Bakal Disanksi, Herman Deru Desak Pemda Kirim Surat ke BPN

Melalui interupsi dalam rapat tersebut, Anggota DPRD Sumsel Fraksi Partai Demokrat, Chairul S Matdiah, meminta Pemprov Sumsel mengusut tuntas dugaan pencemaran sungai yang hingga kini dinilai belum mendapatkan penanganan secara jelas.

Chairul mengatakan, masyarakat masih menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumsel. Namun hingga kini, menurutnya, laporan resmi terkait penyebab pencemaran belum juga disampaikan.

“Belum ada laporan dari Dinas Lingkungan Hidup mengenai hasil kunjungan mereka ke lokasi. Kondisi Sungai di Desa Gajah Mati sampai sekarang masih tercemar limbah,” ujarnya.

Baca juga :   Bencana Longsor Terjadi di Muba, 6 Rumah Milik 9 KK Terdampak

Anggota Komisi I DPRD Sumsel itu menjelaskan, persoalan tersebut sebelumnya juga telah dibahas dalam rapat bersama Sekretaris Daerah Sumsel.

Saat itu, ia meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi masyarakat yang terdampak.

Menurut Chairul, kedua organisasi perangkat daerah tersebut telah melakukan peninjauan dan menyaksikan langsung kondisi sungai yang dinilai sudah sangat memprihatinkan.

Baca juga :   Viral Disebut Pesta Boti, Selebgram Makassar Beri Klarifikasi

“Air sungainya sangat pekat. Jangankan untuk diminum, digunakan mandi saja sudah tidak memungkinkan,” katanya.

Chairul menduga limbah yang mencemari sungai mengandung bahan berbahaya dan beracun (B3). Meski demikian, ia menegaskan dugaan tersebut harus dibuktikan melalui hasil pemeriksaan laboratorium dan investigasi dari instansi yang berwenang.

Karena itu, ia meminta Gubernur Sumsel Herman Deru menugaskan Kepala DLH Sumsel melakukan pemeriksaan secara menyeluruh sekaligus menyampaikan hasilnya secara terbuka kepada masyarakat.

Baca juga :   Polairud Selidiki Insiden Kapal Tugboat Mitra Kencana X yang Tenggelam di Sungai Musi

Selain mendesak pemerintah, Chairul juga mengusulkan agar Komisi IV DPRD Sumsel melakukan kunjungan lapangan ke Desa Gajah Mati untuk melihat langsung kondisi yang dialami warga.

“Saya siap mendampingi apabila Komisi IV turun ke lokasi. Masyarakat sudah terlalu lama menunggu kepastian terkait persoalan ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, dugaan pencemaran diduga berkaitan dengan aktivitas perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah tersebut.

Baca juga :   Stok Aman, Wali Kota Palembang Imbau Warga Belanja Secukupnya di Bazar Ramadan

“Ini masih sebatas dugaan yang harus dibuktikan melalui proses investigasi yang objektif,” tutupnya.

Menanggapi interupsi tersebut, Gubernur Sumsel, Herman Deru menyatakan, pemerintah akan menindaklanjuti persoalan tersebut dengan mengedepankan proses pemeriksaan yang independen.

Menurut Herman Deru, kondisi sungai memang tampak memprihatinkan secara kasat mata. Namun, penetapan penyebab pencemaran maupun pihak yang bertanggung jawab harus didasarkan pada hasil pemeriksaan ilmiah yang objektif.

Baca juga :   Vokalis Element Lucky Widja Meninggal Dunia, Pernah Idap TB Ginjal Stadium Akhir

“Yang kita perlukan adalah pemeriksaan yang independen. Secara kasat mata memang kondisinya sudah tidak layak, tetapi hasil resminya harus melalui proses pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Herman Deru juga mengingatkan Dinas Lingkungan Hidup Sumsel agar menjalankan tugas pengawasan secara profesional tanpa dipengaruhi kepentingan pihak mana pun.

Ia pun menyambut baik usulan agar DPRD Sumsel ikut melakukan peninjauan lapangan bersama pemerintah daerah sehingga proses pengawasan dapat berjalan lebih transparan.

Baca juga :   Gubernur Herman Deru Terima Silaturahmi Kajati Sumsel, Perkuat Sinergi Antar-Lembaga

“Dinas Lingkungan Hidup tetap harus menjaga independensi. Kalau memungkinkan, Komisi IV DPRD juga bisa ikut turun ke lokasi agar melihat langsung kondisi di lapangan,” tutupnya. (DSK)

DLH Sumsel DPRD Sumsel Gubernur Sumsel Herman Deru OKI Pencemaran Lingkungan Sungai Gajah Mati
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleHarga Karet Turun Tipis, Apkarindo: Peluang Tembus Rp40 Ribu Masih Terbuka
Next Article Aspal Jembatan Musi V Rampung, Tol Palembang-Betung Kian Dekati Penyelesaian
alwi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,876 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,748 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,722 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?