Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Heboh! Nama Prajurit Ini Bikin Komandan Gemetar

11/10/2026

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/2026

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Ekonomi Terpuruk, Ratusan Warga Desak Pemerintah Hentikan Razia Aktivitas Penyulingan Minyak di Muba
Regional

Ekonomi Terpuruk, Ratusan Warga Desak Pemerintah Hentikan Razia Aktivitas Penyulingan Minyak di Muba

alwiBy alwi09/06/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Aksi demo di Muba. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Ratusan warga yang tergabung dalam Persatuan Penyuling Minyak Musi Banyuasin (Muba) kembali menggelar aksi unjuk rasa menuntut penghentian razia terhadap aktivitas penyulingan minyak tradisional dan kendaraan pengangkut minyak yang selama ini menjadi sumber mata pencaharian masyarakat.

Aksi tersebut dilakukan karena warga menilai mediasi yang sebelumnya digelar belum menghasilkan solusi nyata bagi keberlangsungan usaha penyulingan minyak tradisional yang menjadi penopang ekonomi ribuan keluarga di Kabupaten Muba.

Baca juga :   Modus Licik Kelebihan Bayar Miliaran Rupiah, Polisi Bongkar Dugaan Korupsi di PT Muba Electric Power

Dalam aksi itu, massa meminta Pemerintah Kabupaten Muba bersama Polres Muba mencabut surat perintah (sprint) yang menjadi dasar pelaksanaan penertiban dan penindakan terhadap aktivitas penyulingan serta pengangkutan minyak.

Ketua Umum Persatuan Penyuling Minyak Muba, Redi Gustro, mengatakan kebijakan penertiban yang dilakukan selama beberapa waktu terakhir telah berdampak besar terhadap perekonomian masyarakat.

“Kami meminta sprint dan razia dicabut. Jangan sampai ada lagi kendaraan masyarakat yang ditangkap karena hal itu membuat usaha masyarakat tidak bisa berjalan dan perekonomian menjadi lumpuh,” ujar Redi saat menyampaikan orasinya.

Baca juga :   Amankan Arus Balik, 152 Personel Polres Muba Diterjunkan

Menurutnya, sejak razia dilakukan, banyak warga kehilangan sumber penghasilan karena aktivitas produksi dan distribusi minyak tradisional tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Ia menjelaskan bahwa sektor penyulingan minyak tradisional selama ini melibatkan banyak masyarakat, mulai dari pekerja penyulingan, pengangkut, hingga pelaku usaha pendukung lainnya.

“Dalam satu tungku penyulingan bisa menghidupi sekitar lima kepala keluarga. Jika jumlah tungku di Muba mencapai sekitar 1.200 unit, maka ada ribuan keluarga yang bergantung pada sektor ini,” katanya.

Baca juga :   Pelaku Tabrak Lari di Muba Menyerahkan Diri, Polisi Diminta Usut Tuntas

Karena itu, para demonstran berharap pemerintah segera menghadirkan kebijakan yang mampu memberikan kepastian bagi masyarakat tanpa mengabaikan aspek hukum, keselamatan kerja, dan lingkungan.

Selain menyampaikan tuntutan, massa juga mengingatkan bahwa aksi serupa akan kembali dilakukan dengan jumlah peserta yang lebih besar apabila aspirasi mereka tidak mendapat tanggapan serius dari pemerintah maupun aparat penegak hukum.

“Jika tuntutan ini tidak ditindaklanjuti, kami siap menggelar aksi yang lebih besar lagi,” tegas Redi.

Baca juga :   Pelaku Penembakan di PLN Sekayu Ditangkap, Ternyata Ini Motifnya

Menanggapi tuntutan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Banyuasin, Syafaruddin, mengatakan pemerintah daerah masih membahas persoalan tersebut bersama jajaran Polres Muba guna mencari langkah terbaik yang dapat mengakomodasi berbagai kepentingan.

“Masih dalam pembahasan bersama Polres Muba,” ujarnya singkat.

Hingga kini, masyarakat penyuling minyak tradisional masih menunggu keputusan pemerintah terkait nasib aktivitas usaha mereka yang selama bertahun-tahun menjadi salah satu sumber penggerak ekonomi masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Musi Banyuasin. (RDR)

aksi demo di Muba Penyulingan Minyak Polres Muba
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleRayakan 25 Tahun, Microsoft Luncurkan Xbox Seri Terbatas
Next Article 14 Tahun Berpacaran, Hubungan Asmara Jung Kyung Ho dan Sooyoung Kandas
alwi

Related Posts

Regional

Heboh! Nama Prajurit Ini Bikin Komandan Gemetar

11/10/20265 Views
Regional

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/20268 Views
Regional

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,946 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,815 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,788 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?