RELUNG.ID – Seorang bocah yang masih duduk dibangku Sekolah Dasar (SD) dikabarkan menghilang oleh ayahnya Burhan warga Jalan Hibrida, RT 7, Kelurahan Mesat Jaya, Kecamatan Lubuklinggau Timur 2, Kota Lubuklinggau, Sumsel.
Pasalnya, bocah yang bernama Pabi Zalata (10) ini tidak pulang ke rumah selama enam hari sejak Jumat, 15 Agustus 2025 lalu.
Ditemui di rumahnya, Burhan menyebutkan, peristiwa ini bermula saat anaknya tersebut pergi ke sekolah bersama dengan temannya bernama Endang, pada Kamis 14 Agustus 2025.
Saat itu, Burhan mengaku menyuruh anaknya untuk membeli karton, karena guru disekolahnya menyuruh untuk membuat kubus yang akan digunakan saat 17 Agustus lalu.
“Pabi sempat terlihat ke luar rumah dan berdiri di loring dekat rumah, tapi saya tidak terlalu memperhatikannya,” katanya.
Namun, hingga pukul 21.00 WIB anaknya tersebut tidak juga pulang ke rumah. Padahal, biasanya ketika waktu magrib anaknya bergegas salat dan mengaji.
Dia mengaku sempat mencari Pabi di rumah saudaranya di daerah Mesat Seni. Namun, Abi tidak ada di daerah tersebut.
Tak hanya itu, dia juga sempat menanyakan kepada sepupu sekaligus teman sekolah Pabi yakni Repal. Namun, tetap juga tidak ditemukan.
Meski demikian, saudaranya ini sempat bertemu Pabi dan berpamitan untuk pergi salat di Masjid Agung, hanya saja saat dicari tetap juga tidak ditemukan.
“Besoknya saya bertemu dengan Repal, dan memberitahukan jika Abi dan Endang ada di Masjid Agung,” katanya.
Dia kemudian mencari anaknya ini kembali di daerah Mesat Seni, Mesat Jaya dan Mesjid Agung di Lubuklinggau. Namun, dia menduga anaknya ini bersembunyi.
“Mungkin dia takut di pukul atau apa, seperti itu. Padahal tidak ada niatan kita seperti itu. Nah karena kita panik dan khawatir ada apa-apa, jadi melapor ke Polres Lubuklinggau,” bebernya.
Burhan juga menambahkan, pada Senin kemarin ia bersama dengan Ketua RT dan warga di lingkungan tempatnya tinggal sudah mencari Pabi kembali ke Masjid Agung. Ketika dicari di kawasan tersebut, kakak dari Pabi melihat adiknya itu, namun berlari.
“Yang melihat itu teman-temannya dengan kakaknya waktu di cari ramai-ramai. Dia lari ke Pasar Inpres depan jalan panorama dan kembali hilang kontak,” ujarnya.
“Saya berharap Abi bisa ditemukan dan pulang kembali ke rumah,” harapnya. (NSR)

