RELUNG.ID – Upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan belum berakhir. Sedikitnya enam lokasi masih menjadi perhatian tim Manggala Agni karena sebagian titik masih dalam proses pemadaman, sementara sejumlah lokasi lainnya mulai memasuki tahap pendinginan.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatra, Kementerian Kehutanan, Ferdian Krisnanto mengatakan, personel terus dikerahkan untuk memastikan api benar-benar terkendali dan tidak kembali membesar.
“Proses pemadaman masih terus dilakukan oleh tim di lapangan untuk memastikan penanganan dapat segera diatasi,” ujar Ferdian, Rabu (29/7/2026).
Salah satu lokasi yang masih ditangani berada di Kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Kertapati, Palembang. Tim darat juga masih berjibaku memadamkan api di sejumlah wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), yakni Tanjung Lubuk, Tulung Selapan, dan Deling di Kecamatan Pangkalan Lampam.
Sementara itu, penanganan karhutla di Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim, telah memasuki hari kelima. Api di lokasi tersebut berhasil dikendalikan dan petugas kini melakukan mopping up atau pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kebakaran.
“Luas lahan yang terdampak di Wilayah Sungai Rotan diperkirakan mencapai sekitar delapan hektare,” jelasnya.
Kondisi serupa juga terjadi di Dusun V Muara Medak, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Api aktif di wilayah tersebut telah berhasil dipadamkan, namun petugas masih melakukan penyisiran dan pendinginan.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada titik bara yang tersisa, mengingat material kering di lahan berpotensi kembali terbakar ketika kondisi cuaca kembali panas.
“Estimasi awal luas lahan yang terbakar di wilayah tersebut mencapai sekitar 25 hektare,” ungkap Ferdian.
Untuk kebakaran di Desa Deling, Kecamatan Pangkalan Lampam, OKI, luas lahan yang terbakar masih dalam proses penghitungan. Petugas akan menggunakan pesawat nirawak atau drone untuk melakukan pemetaan sehingga luasan terdampak dapat diketahui secara lebih akurat.
Secara keseluruhan, Manggala Agni masih membagi kekuatan personel di beberapa wilayah untuk mempercepat penanganan.
Daops OKI menangani tiga lokasi sekaligus, yakni Tanjung Lubuk, Tulung Selapan dan Deling. Sementara Daops Lahat melanjutkan penanganan di Sungai Rotan, Muara Enim, sedangkan Daops Muba masih berkonsentrasi di Muara Medak.[THQ]

