RELUNG.ID – Penjabat (Pj) Wali Kota Palembang, Ucok Abdul Rauf Damenta memaparkan program pembangunan di Palembang.
Program kerjanya tersebut diantaranya yaitu mengentaskan kemiskinan serta menjadikan Palembang sebagai tujuan wisata di Indonesia.
“Ya saat ini Palembang berhasil menurunkan angka kemiskinan hingga 9,77 persen sepanjang tahun 2024,” kata Pj Wali Kota Palembang, beberapa waktu lalu.
Ini menurutnya pencapaian yang signifikan dan menunjukkan komitmen pemerintah kota dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Untuk mencapai hal tersebut menurutnya setiap program harus menyentuh lapisan masyarakat terbawah, seperti memberikan pelatihan keterampilan, dukungan bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)
“Peningkatan akses pendidikan dan kesehatan juga menciptakan peluang bagi masyarakat untuk meraih kehidupan yang lebih baik. Sehingga dapat mengurangi kemiskinan,” katanya.
Selain mengentaskan kemiskinan, saat ini pihaknya berupaya untuk mengembangkan destinasi wisata heritage di Benteng Kuto Besak (BKB) dan potensi pariwisata lainnya di Palembang.
“Kami telah menyusun program kerja mulai dari DED penataan kawasan BKB dengan melibatkan BUMN, BUMD, dan OPD yang ada,” ujarnya.
Dia mengakui, penataan kawasan heritage ini telah ditetapkan dalam perencanaan jangka panjang. Dimana, tertuang dalam Peraturan Daerah Kota Palembang tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kota Palembang tahun 2024-2031.
“Ada beberapa keunggulan Kota Palembang yang dapat dipertimbangkan para investor, diantaranya letak geografis yang strategis, iklim yang kondusif dan perizinan yang mudah dan cepat,” ujarnya.
“Kami juga akan mendorong kreatifitas masyarakat untuk menghidupkan ekonomi kreatif juga menciptakan destinasi – destinasi baru yang dapat dijual kepada wisatawan,” pungkasnya. (ril)

