RELUNG.ID – Google resmi menghadirkan fitur deteksi ruang konferensi di Google Meet untuk perangkat Android dan iOS.
Fitur cerdas ini sebelumnya hanya tersedia di desktop dan laptop, namun kini diperluas ke perangkat seluler untuk memudahkan pengguna bergabung dalam rapat bersama.
Fitur tersebut pertama kali diperkenalkan pada Agustus lalu. Teknologi ini mampu mengenali ketika pengguna berada di ruang konferensi yang sama dengan peserta lain, lalu secara otomatis mengaktifkan mode pendamping (companion mode) saat bergabung ke rapat Google Meet.
Dengan fitur ini, pengguna tidak perlu lagi memilih mode secara manual. Sistem akan memanfaatkan mikrofon perangkat untuk mendeteksi sinyal ultrasonik di dalam ruangan, sehingga pengguna dapat langsung masuk ke panggilan grup tanpa menimbulkan gangguan gema atau umpan balik suara dari perangkat lain.
Google menyebutkan, fitur pemeriksaan masuk ruangan otomatis ini kini tersedia di aplikasi Google Meet dan Gmail untuk Android dan iOS.
Pengguna Android dan iOS perlu menjalankan Google Meet versi 336.0 atau Gmail versi 2025.12.01 untuk Android dan 6.0.251201 untuk iOS.
Peluncuran fitur ini dilakukan secara bertahap dan diperkirakan akan tersedia sepenuhnya dalam waktu dua minggu ke depan.
Fitur deteksi ruang konferensi ini dapat digunakan oleh seluruh pelanggan Google Workspace, termasuk pelanggan Workspace Individual, sebagai bagian dari upaya Google meningkatkan pengalaman rapat virtual yang lebih praktis dan minim gangguan. (LWM)

