RELUNG.ID – Intel baru saja mengumumkan seri prosesor desktop terbaru, Core Ultra 200S, yang berbasis arsitektur Arrow Lake.
Generasi baru ini menawarkan peningkatan efisiensi yang signifikan, disertai peningkatan kinerja yang lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya.
Dikutip dari GSM Arena, Intel menyebutkan peningkatan 9 persen IPC (Instructions Per Clock) untuk P-core, serta peningkatan 32 persen IPC untuk E-core, yang berujung pada peningkatan performa multi-threaded hingga 13 persen dibandingkan kompetitornya.
Selain itu, prosesor ini mengonsumsi daya 40 persen lebih sedikit dan memiliki suhu operasi yang lebih rendah.
Salah satu perubahan besar dalam prosesor ini adalah penggunaan desain berbasis ubin (tile-based architecture), di mana setiap komponen seperti CPU, GPU, SoC, dan IO diletakkan di ubin terpisah.
Dengan desain ini, performa dan efisiensi dapat dioptimalkan. Desain CPU juga diubah, dengan P-core dan E-core berbagi cache L3 yang sama, serta cache L2 khusus untuk meningkatkan kecepatan akses data.
Seri yang diluncurkan meliputi lima model baru, yaitu Intel Core Ultra 9 285K, Core Ultra 7 265K, serta Core Ultra 5 245K. Prosesor unggulan 285K memiliki konfigurasi 8 P-core dan 16 E-core, sedangkan 265K memiliki 8 P-core dan 12 E-core, serta 245K dengan 6 P-core dan 8 E-core.
Tidak ada fitur HyperThreading, sehingga setiap P-core hanya menangani satu thread, serupa dengan E-core.
Kecepatan clock mengalami penurunan dibandingkan generasi sebelumnya, dengan 285K mencapai 5,7GHz, lebih rendah dari 6GHz pada Core i9-14900K.
Namun, Intel menekankan bahwa efisiensi daya merupakan keunggulan utama prosesor ini, dengan pengurangan konsumsi daya hingga 73W secara rata-rata dan pengurangan suhu rata-rata 13 derajat lebih rendah dibandingkan 14900K.
Intel juga memperkenalkan soket baru LGA1851 dan chipset Intel 800 Series yang mendukung lebih banyak jalur PCIe dan memori DDR4, serta kecepatan standar 6400MHz yang dapat mencapai 8000MHz untuk performa optimal.
Prosesor Core Ultra 9 285K dijual dengan harga $589 atau Rp9 jutaan, sementara Core Ultra 7 265K seharga $394 atau Rp6 jutaan, dan Core Ultra 5 245K dibanderol $309 atau sekitar Rp4,8 jutaan. Penjualan dan pre-order akan dimulai pada 24 Oktober mendatang. (AAL)

