RELUNG.ID — Seorang gadis di Banyuasin, Sumatera Selatan, ditemukan tewas dalam sebuah acara musik Orgen Tunggal (OT) di Desa Suka Pindah, Kecamatan Rambutan.
Diduga, gadis yang belum diidentifikasi tersebut tewas karena overdosis narkoba saat berjoget di acara tersebut.
Kejadian tragis itu menjadi viral di media sosial setelah gadis tersebut tewas dalam kondisi tak sadarkan diri di atas pangkuan seorang pria.
BACA Juga : Universitas IBA Palembang Serukan Penyelamatan Demokrasi di Indonesia
Teman-temannya yang berada di sekitar langsung panik dan berupaya memberikan pertolongan, namun upaya tersebut sia-sia karena nyawa korban tidak dapat tertolong.
Kepolisian setempat telah menindaklanjuti kejadian tersebut setelah viral di media sosial.
Kapolsek Rambutan, AKP Marwan, menyatakan bahwa pihaknya telah memanggil tuan rumah yang mengadakan acara tersebut untuk dimintai keterangan.
BACA Juga : Dukungan Guru Lalan untuk Apriyadi Mahmud sebagai Calon Bupati Muba 202
Kapolres Banyuasin, AKBP Ferly Rosa Putra, menjelaskan bahwa kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan.
Pihak kepolisian akan memeriksa pemilik acara dan memberikan sanksi jika ditemukan bahwa tidak ada pemberitahuan resmi kepada pihak berwenang terkait pelaksanaan acara tersebut.
“Kami akan memberikan sanksi kepada pemilik acara OT,” ujar AKBP Ferly, menegaskan bahwa pihak kepolisian akan bertindak tegas dalam kasus ini.

