RELUNG.ID – Seorang remaja Lubuklinggau, Reli (23) diserahkan keluarganya ke pihak kepolisian di Lubuklinggau.
Pasalnya, Reli dengan tega telah menganiaya dan membacok pamannya sendiri, Sudarsit (44) hingga menyebabkan luka parah.
Kini korban harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit RS AR Bunda Lubuklinggau, Sumsel.
Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau, AKP Hendrawan mengatakan, kejadian ini bermula saat pelaku sedang bersantai di rumah neneknya di Gang Famili, RT 05, Kelurahan Pelita Jaya, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Kamis (25/7).
Saat itu, pelaku tengah bersangat dengan merokok dan bermain ponsel di ruang tamu rumah sang nenek.
“Korban datang menegur pelaku agar tidak membuang abu rokok sembarangan, karena membuat lantai ruang tamu kotor,” katanya.
Pelaku ini membandel, sehingga sang paman Sudarsit terus mengingatkan pelaku untuk tidak sembarang membuang abu rokoknya.
Pelaku kemudian merasa tidak senang dan membuang rokok di lantai. Bahkan, pelaku emosi dan langsung memukul pamannya dengan tangan kosong ke wajah korban sebanyak dua kali. Pukulan pelaku sempat dibalas oleh korban dan mencekik leher pelaku.
“Korban melepas cekikan leher ke pelaku karena dilerai oleh keluarga yang lainnya,” katanya.
Namun, permasalahan tersebut tidak selesai sampai disitu. Pelaku kembali kesal dan emosi. Bahkan, tiba-tiba pelaku mengambil golok di bawah lemari piring yang berada di dapur. Lalu, pelaku pakai golok langsung membacok korban sebanyak 6 kali.

