Sementara itu, pelaku Iwan mengatakan, aksi penusukan ini dikarenakan dendam. Saat itu, dia meminta rokok dengan korban. namun, korban justru mengeluarkan kata kasar.
“Dia langsung membentak, marah-marah dan langsung mau meninju,” ungkapnya.
Akhirnya, mereka pun terlibat pertengkaran. Namun, pertengkaran tersebut tidak lama dan mereka membubarkan diri. pertengkaran ini berlanjut. Dia dan korban sama-sama pulang untuk mengambil sajam.
Mereka pun bertemu di lokasi kejadian. Bahkan, sesampainya di lokasi, korban sudah menunggu.
Dia yang baru sampai dan belum turun dari motor langsung dipukul korban pakai pipa. Hingga dia jatuh dan tak sadar ternyata juga alami luka tusuk pada bagian punggung belakang bagian atas.
“Saya belum turun motor dia langsung mukul pakai pipa kena di tangan sebelah kiri setelah ditangkis. Saya jatuh dari motor. Dia yang lebih dulu nusuk, dikejar sama Y, setelah itu saya ikut mengejar hingga korban jatuh, saya hanya sekali (menusuk),” terangnya.
Pelaku juga mengaku, dirinya saat mengejar korban sudah dengan posisi pisau ditangan. Termasuk pula dengan korban, pelaku Iwan Ulo mengaku melihatnya memegang pisau.
“Dia (korban jatuh) langsung sekali saya tusuk. Yang lain lukanya banyak mungkin oleh Y dari belakang sebelum korban jatuh. Sama Y saya masih ponakan,” pungkasnya. (ANS)

