Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Tato Tak Menghalangi, Kedua Pria Ini Buktikan Kekuatan Aksi Kemanusiaan
Regional

Tato Tak Menghalangi, Kedua Pria Ini Buktikan Kekuatan Aksi Kemanusiaan

RiyadiBy Riyadi10/02/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Agus Sutikno dan M Ridho. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Penampilan seseorang tidak selalu mencerminkan isi hati dan tujuan hidupnya. Hal ini dibuktikan oleh dua pria bertato yang menginspirasi banyak orang melalui aksi kemanusiaan yang mereka lakukan.

Agus Sutikno dan M Ridho, meski memiliki penampilan yang tidak biasa, tetap menunjukkan bahwa kontribusi positif terhadap masyarakat adalah hal yang lebih penting daripada penilaian berdasarkan penampilan fisik.

Agus Sutikno, seorang pendeta bertato dan berambut gondrong yang dikenal dengan julukan “Street Preacher” atau “Pendeta Jalanan”, telah menunjukkan dedikasinya untuk membantu kaum marginal di Kota Semarang.

Baca juga :   Heru Gundul Alami Cedera Mata Usai Tersambar Bisa Kobra Saat Rescue Ular

Bukan berdakwah di gereja, Agus memilih untuk turun langsung ke kampung-kampung kumuh dan berinteraksi dengan anak-anak jalanan, pekerja seks, pengidap HIV/AIDS, dan transgender.

Pada 2015, Agus mendirikan Yayasan Hati Bagi Bangsa, yang berfokus pada pemberian pendidikan kepada anak-anak yang kurang mampu. Hingga kini, ia telah berhasil menyekolahkan hampir 200 anak tanpa bantuan pemerintah.

Agus menegaskan bahwa tato yang ada di tubuhnya sudah ada jauh sebelum ia mengenal Tuhan, namun hal itu tidak menghalanginya untuk terus memberikan manfaat bagi orang lain.

Baca juga :   Sudah Delapan Hari Dipadamkan, Api Kembali Menyala di Kebun Raya Sriwijaya

“Bagi saya, penampilan itu tidak penting, yang penting adalah bagaimana hidup kita bermanfaat untuk orang lain,” ujar Agus.

Kisah inspiratif lainnya datang dari M Ridho, seorang pria bertato asal Malang yang membuat ulama kondang Gus Iqdam terkesan.

Pada acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Mapolda Jatim pada 29 September 2023, M Ridho memainkan alat musik darhuka untuk mengiringi lantunan sholawat dan tarian sufi. Meskipun tubuhnya penuh tato, termasuk lubang bekas tindik pada telinganya, Ridho tetap tampil dengan penuh khusyuk dan semangat.

Baca juga :   FH Unsri Ukir Sejarah Baru Lewat 92 Buku dan Dua Rekor MURI

Gus Iqdam memberi apresiasi kepada M Ridho atas keteguhannya dan memberikan hadiah uang saku senilai satu juta rupiah. Gus Iqdam juga berharap agar M Ridho tetap istiqomah di jalan yang benar. “Saya kagum dengan semangatnya. Ini luar biasa,” ujar Gus Iqdam.

M Ridho mengungkapkan bahwa masa lalunya yang penuh dengan kesulitan dan pergaulan bebas, terutama setelah perpisahan orang tuanya, membawa dirinya ke dunia jalanan. Namun, tiga tahun lalu, ia berhijrah dan bergabung dengan kelompok shalawat di Malang.

“Saya ingin pesan saya bisa membantu orang lain yang berada di jalan yang salah,” kata M Ridho.

Baca juga :   Ketua DPW PPP Sumsel Agus Sutikno Dikabarkan Meninggal Dunia

Kisah Agus dan M Ridho mengajarkan kita bahwa masa lalu dan penampilan seseorang tidak menentukan seberapa besar dampak positif yang bisa mereka berikan kepada orang lain. Tato dan penampilan yang dianggap “berbeda” tidak menghalangi mereka untuk melakukan aksi kemanusiaan yang luar biasa.

“Yang terpenting adalah bagaimana kita hidup untuk memberi manfaat bagi orang lain,” kata Agus.[YKP]

Agus Sutikno M Ridho Pak Tato Pria Bertato
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleJual Anak di Bawah Umur di Warung Kopi, Kakek di Prabumulih Ditangkap
Next Article Anak Binaan LPKA Palembang Dilatih Menulis hingga Desain Grafis
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,897 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,769 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,742 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?