Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Gen Z di Barisan Paskibraka, 52 Pelajar Sumsel Ditempa Disiplin dan Mental
Regional

Gen Z di Barisan Paskibraka, 52 Pelajar Sumsel Ditempa Disiplin dan Mental

alwiBy alwi14/08/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ipda Muhammad Mutasor, salah satu pelatih Paskibraka Sumsel saat ditemui di tengah melatih Paskibraka. (Thoriq Abdullah/Relung)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID — Menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) bukan hanya perkara memiliki postur ideal dan fisik yang kuat.

Sebanyak 52 pelajar terbaik dari 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan kini menjalani pembinaan intensif untuk mempersiapkan diri menghadapi tugas pengibaran Sang Merah Putih pada HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Baca juga :   Dugaan Korupsi PMI Muara Enim, Kejari Periksa Tiga Saksi dan Sita 150 Barang Bukti

Dari jumlah tersebut, terdiri atas 26 putra dan 26 putri. Sebanyak 50 peserta akan menjalankan tugas di tingkat Provinsi Sumatera Selatan, sedangkan dua lainnya dipersiapkan untuk mewakili Sumsel di tingkat nasional.

Ipda Muhammad Mutasor, salah satu pelatih Paskibraka Sumsel, mengatakan pembinaan tidak hanya difokuskan pada kemampuan baris-berbaris. Para peserta juga ditempa dari sisi mental, sikap, fisik hingga kerohanian.

Menurutnya, tantangan pembinaan generasi muda saat ini berbeda dibandingkan sebelumnya. Karena itu, para pelatih tidak hanya berusaha membentuk kemampuan teknis, tetapi juga membangun sikap dan karakter peserta.

Baca juga :   Apresiasi Kinerja Pj Bupati Muba, Begini Pesan Kemendagri ke Apriyadi

“Latihan yang diberikan berupa mental. Anak sekarang zaman Gen Z kan beda. Kita mencoba melatih attitude mereka,” kata Mutasor.

Setelah pembentukan karakter, kondisi fisik menjadi perhatian berikutnya. Para peserta dituntut memiliki stamina dan kesiapan tubuh karena tugas sebagai Paskibraka membutuhkan ketahanan fisik hingga pelaksanaan upacara.

“Fisik itu penting karena itu harus dilakukan. Insyaallah mereka ada kemampuan dan jati diri untuk tampil dalam pembinaan Paskibraka ini,” ujarnya.

Baca juga :   Latpra Ops Pekat Musi 2026 Resmi Dibuka, Wakapolda Sumsel Tekankan Kondusifitas Wilayah

Perubahan pola hidup menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi para peserta. Sebelum mengikuti pembinaan, mereka memiliki rutinitas masing-masing. Namun setelah masuk dalam program Paskibraka, seluruh aktivitas mulai diatur dan dilakukan secara terprogram.

Mutasor mengatakan kondisi peserta saat pertama kali datang juga beragam. Ada yang belum sepenuhnya fit sehingga membutuhkan penyesuaian sebelum mengikuti latihan dengan intensitas tinggi.

“Kesulitan, namanya anak-anak baru datang kurang sehat. Biasanya berleha-leha, di sini terprogram pembinaan fisik, kerohanian,” katanya.

Baca juga :   Founder Gen Z Institut Memuji Gaya Kepemimpinan Apriyadi di Muba

Pola pembinaan tersebut diharapkan membuat peserta tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga memiliki kedisiplinan dan ketahanan mental ketika menghadapi tekanan.

Sebab, menurut Mutasor, perjalanan menuju hari pelaksanaan tidak selalu berjalan dalam kondisi mental yang stabil.

Meski seluruh peserta telah dikukuhkan sebagai anggota Paskibraka, formasi pasukan yang akan digunakan pada hari pelaksanaan belum sepenuhnya ditetapkan.

Baca juga :   Kisah Inspiratif Neshya Florence Sevani: Dari Keluarga Petani Hingga Paskibraka Sumsel

Pelatih masih melakukan bongkar pasang formasi dengan mempertimbangkan perkembangan fisik dan mental masing-masing peserta selama masa pembinaan.

“Formasi masih bongkar pasang, belum dapat diputuskan karena kita melihat kondisi fisik, mental anak-anak,” jelasnya.

Menurut dia, proses tersebut merupakan bagian dari pembentukan tim. Pelatih harus memastikan setiap peserta berada pada posisi yang sesuai dengan kemampuan dan kondisi mereka.

Baca juga :   Tanam Raya 105 Ribu Hektare di Bekas Rawa Habitat Buaya, Sumsel Jadi Sorotan Nasional

Bahkan, pembinaan mental dilakukan secara bertahap. Para peserta tidak selalu diberikan perlakuan yang sama setiap hari karena pelatih ingin melihat bagaimana mereka menghadapi tekanan dan bangkit kembali.

“Karena membentuk mental, ini akan naik dan turun sampai hari H. Kemarin kita turunkan mentalnya supaya apa? Ilmu yang kami masukkan bisa masuk,” ujarnya.

Sebelum mencapai tahap pembinaan, para peserta terlebih dahulu melewati proses seleksi yang dilakukan melalui Kesbangpol Sumsel.

Baca juga :   Didampingi TNI, Ratusan Pelajar Sumsel Ikuti Retret Laskar Pandu Satria


Materi seleksi tidak hanya menguji kemampuan fisik. Para calon Paskibraka juga menjalani tes wawasan kebangsaan, tes intelegensi umum (TIU), tes terkait wawasan kebangsaan (TWK), pemeriksaan kesehatan, penilaian postur, hingga wawancara.

Bakat dan kemampuan masing-masing peserta juga menjadi bagian yang diperhatikan dalam proses seleksi.

“Alhamdulillah masing-masing memiliki kemampuan masing-masing,” tutupnya. (THQ)

Gen Z Paskibraka Pelajar Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMegawati Ungkap Pernah Temui Prabowo, Sampaikan PDIP Tetap di Luar Pemerintahan
Next Article Cicipi Ayam Rempah MBG, Ketua SPPG Jati Mual dan Muntah hingga Menu Batal Dibagikan
alwi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,901 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,774 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,747 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?