Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026

Tak Ada Penerbangan ke Palembang, Percuma Status Bandara Internasional

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Saturday, 10 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Techno»Google Buka SynthID Detector untuk Publik, Bisa Cek Gambar hingga Audio Buatan AI
Techno

Google Buka SynthID Detector untuk Publik, Bisa Cek Gambar hingga Audio Buatan AI

alwiBy alwi08/10/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Kemampuan untuk membedakan konten buatan manusia dan kecerdasan buatan (AI) kini semakin mudah diakses.

Google resmi membuka SynthID Detector untuk publik sehingga siapa pun dapat memeriksa apakah sebuah gambar, video, atau berkas audio dibuat menggunakan AI.

Baca juga :   MediaTek Siapkan Tiga Varian Dimensity 9600, Dua Model Andalkan Proses 2nm TSMC

Mulai Rabu (7/10/2026), alat tersebut tersedia bagi masyarakat di seluruh dunia dalam bahasa Inggris. SynthID Detector dirancang untuk mengenali tanda air digital yang disematkan pada konten yang dibuat menggunakan teknologi AI.

Menariknya, alat ini tidak hanya mendeteksi konten yang dibuat oleh teknologi AI milik Google. SynthID Detector juga dapat mengenali media yang dibuat menggunakan AI dari sejumlah perusahaan lain, termasuk OpenAI, Nvidia, dan Kakao.

Google juga menyebut dukungan untuk konten yang dibuat menggunakan perangkat AI milik Apple akan ditambahkan dalam waktu dekat.

Cara kerja SynthID Detector relatif sederhana. Teknologi SynthID menyisipkan tanda air digital yang tidak terlihat ke dalam gambar, video, maupun audio yang dihasilkan AI.

Baca juga :   Android 16 Bakal Diluncurkan Pertengahan Tahun 2025, Yuk Intip Fitur Terbarunya

Ketika sebuah file diperiksa menggunakan SynthID Detector, sistem akan mencari keberadaan tanda air tersebut. Jika ditemukan, pengguna akan mendapatkan informasi bahwa media tersebut memiliki tanda air SynthID yang mengindikasikan keterlibatan teknologi AI dalam proses pembuatannya.

Teknologi tersebut telah digunakan Google dalam skala besar. Sejak diperkenalkan pada 2023, SynthID disebut telah digunakan untuk memberikan tanda air pada lebih dari 180 miliar gambar dan video.

Tidak hanya konten visual, Google juga mengklaim telah menyematkan tanda air pada konten audio dengan total durasi mencapai sekitar 240.000 tahun.

Sebelum dibuka untuk publik, versi awal SynthID Detector telah tersedia secara terbatas bagi kalangan profesional media tertentu sejak tahun lalu.

Baca juga :   Samsung Kenalkan Layar Tandem OLED untuk Laptop, Tembus Kecerahan 1.600 Nits dan Lebih Awet

Pengguna sebelumnya juga dapat meminta bantuan Gemini untuk menganalisis apakah sebuah media kemungkinan dibuat menggunakan AI. Namun, dengan hadirnya SynthID Detector, pemeriksaan kini dapat dilakukan secara langsung melalui layanan khusus tersebut.

Kehadiran alat ini menjadi salah satu upaya Google menghadapi semakin maraknya konten sintetis yang dihasilkan AI, terutama ketika gambar, video, dan audio buatan mesin semakin sulit dibedakan dari konten asli. (LWM)

AI Audio AI Gambar AI Google SynthID
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleIjab Kabul di Depan Jenazah, Kisah Pilu Pernikahan Agustin
Next Article Karhutla Berulang, DPRD Sumsel Minta Izin Perusahaan Pembakar Lahan Dicabut
alwi

Related Posts

Techno

Laba Samsung Tembus 145 Miliar USD, Produksi HP Dikabarkan Bakal Dipangkas 30 Persen

10/10/20263 Views
Techno

Pengiriman PC Global Anjlok 20,1 Persen, Lenovo Masih Kuasai Pasar

10/10/20262 Views
Techno

Google Siapkan Emoji HDR untuk Chat, Tawarkan Tampilan Lebih Cerah dan Kontras

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,844 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,719 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,690 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?