RELUNG.ID – Kecelakaan bus PO Minanga Express yang membawa rombongan study tour SDN 1 Harisan Jaya OKU Timur mengakibatkan dua korban jiwa.
Keduanya korban jiwa merupakan seorang guru dan murid.
Hal ini diungkapkan kernet Bus PO Minanga Express bernama Fikal (38).
“Kedua korban meninggal terpental keluar akibat bus yang ditumpangi menabrak truk kontainer bermuatan pupuk,” katanya.
Menurut Fikal, Bus Minanga Express dengan nomor polisi BE 7431 BU menabrak truk kontainer bermuatan pupuk di Jalan Lintas Timur, Desa Bulu Cawang, Kecamatan Kayuagung.
Fikal menceritakan bahwa sebelum kecelakaan terjadi, bus sempat berhenti di Pasar Kayuagung untuk membeli makanan.
“Kami berangkat dari Palembang menuju OKU Timur dengan kecepatan antara 70-80 kilometer perjam,” terangnya.
Dia menceritakan, saat kejadian kondisi jalan gelap dan tiba-tiba bus yang dikemudikan Irfan menabrak sebuah truk kontainer bermuatan pupuk urea seberat sekitar 50 ton dengan nomor polisi BE 9468 AU yang berhenti di jalan karena mengalami masalah.
Di kondisi hujan deras tentu mengganggu jarak pandang sopir, terlebih lagi sopir kontainer tidak menyalakan lampu sen atau rambu-rambu.
“Sudah dekat jaraknya, mobil tidak bisa mengelak. Kepala bus selamat, tapi sisi badan bus menabrak bagian belakang kontainer,” jelas Fikal.
Tabrakan tak terhindarkan, bus terguling dan dua penumpang, yakni seorang guru dan seorang siswi, terlempar keluar hingga meninggal dunia.

