RELUNG.ID– Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo merespons isu yang beredar di media sosial mengenai dugaan hubungan kekerabatan dirinya dengan Komisaris PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP), Aisyah Zakiyyah.
Nama Aisyah belakangan menjadi sorotan publik setelah diangkat sebagai komisaris PTPP. Di media sosial, muncul narasi yang menyebut Aisyah merupakan keponakan Dody Hanggodo. Menanggapi isu tersebut, Dody justru memberikan tantangan kepada masyarakat untuk membuktikan tuduhan tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Dody saat menjadi narasumber dalam podcast Akbar Faizal Uncensored di Jakarta, Rabu (15/7/2026).
“Yang bisa membuktikan Aisyah adalah keponakan saya, akan saya beri hadiah umrah gratis, kalau dia beragama Islam,” kata Dody.
Dalam kesempatan yang sama, Aisyah Zakiyyah yang turut hadir dalam podcast tersebut juga memberikan respons serupa saat ditanya mengenai isu hubungan keluarganya dengan Menteri PU.
Aisyah ikut menantang pihak yang menyebut dirinya memiliki hubungan kekerabatan dengan Dody untuk membuktikan klaim tersebut dengan imbalan hadiah umrah gratis.
Meski demikian, baik Dody maupun Aisyah tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai asal-usul isu tersebut ataupun menyampaikan klarifikasi secara rinci mengenai hubungan keluarga mereka. Keduanya hanya menegaskan tantangan kepada pihak yang mengklaim adanya hubungan kekerabatan.
Isu tersebut mencuat setelah penunjukan Aisyah Zakiyyah sebagai Komisaris PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar pada 19 Mei 2026.
Penunjukan itu memicu perhatian publik. Selain isu dugaan hubungan keluarga dengan Menteri PU, sebagian warganet juga mempertanyakan usia serta latar belakang kompetensi Aisyah yang dinilai masih relatif muda untuk menduduki posisi komisaris di perusahaan pelat merah tersebut.
Berdasarkan riwayat pendidikannya, Aisyah merupakan lulusan Applied Chemistry and Biochemistry dari Gunma University, Jepang, pada 2015. Ia kemudian melanjutkan pendidikan Magister International Communication di Macquarie University, Sydney, Australia, dan lulus pada 2018.
Sebelum menjadi komisaris PTPP, Aisyah memiliki pengalaman profesional di sejumlah perusahaan. Ia pernah menjabat sebagai Manajer E-Commerce dan Marketing di Lingble Ltd., Singapura, kemudian menjadi Team Leader Sales Division di PT Toyota Tsusho System Indonesia pada periode 2023–2024.
Selanjutnya, pada 2024–2025, Aisyah menjabat sebagai Director and Strategic Planner di PT Lumintoo Sukses Incomso.
Sejak 2025, ia juga dipercaya sebagai Tenaga Ahli Menteri sekaligus Juru Bicara Kementerian Pekerjaan Umum. Dalam struktur Komisaris PTPP, Aisyah disebut bertugas mengawasi bidang pengembangan sumber daya manusia, talent management, suksesi, sistem remunerasi, serta struktur organisasi perusahaan.

