RELUNG.ID- Kabar kurang menyenangkan datang dari pembawa acara petualangan dan ahli reptil Heru Gundul.
Heru mengalami insiden berbahaya saat melakukan aksi penyelamatan ular kobra jenis Naja. Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, ia memperlihatkan kondisi matanya yang membengkak dan memerah setelah terkena semburan bisa ular tersebut.
“Hari apes enggak ada di kalender. Dapat sapaan dari Naja. Lebih berhati-hati yo lur di saat rescue,” tulis Heru dalam unggahannya pada Selasa (26/5/2026).
Heru menjelaskan bahwa bisa ular sempat mengenai jaringan saraf matanya. Meski penanganan awal untuk membersihkan cairan racun telah dilakukan, efek korosif dari bisa kobra tetap menimbulkan dampak serius pada penglihatannya.
Akibat kejadian itu, Heru harus menjalani perawatan intensif untuk memulihkan kondisi matanya dan mencegah kerusakan permanen.
Ia mengaku sempat mengalami rasa sakit luar biasa hingga tidak mampu membuka mata selama sekitar 18 jam.
“Kemarin sempat 18 jam enggak bisa melek. Mau melek sakit banget dan matanya itu lengket banget, rasanya panas,” ungkapnya.
Beruntung, kondisi Heru kini mulai membaik. Ia menyebut mata merah dan rasa terbakar perlahan berkurang meski masih ada sedikit rasa mengganjal.
“Puji Tuhan, sekarang aku bisa melek lagi. Mata merah juga hilang,” ujarnya.
Heru juga mengingatkan pentingnya keselamatan saat beraktivitas, terutama dalam penanganan satwa liar berbahaya.
“Safety first,” katanya.
Sosok Heru Gundul dikenal luas sebagai presenter petualangan yang aktif menangani reptil dan satwa ekstrem. Ia juga disebut menjadi salah satu mentor yang disegani oleh pawang ular terkenal Panji Petualang.[YKP]

