RELUNG.ID – Honda disebut tengah menyiapkan generasi baru Accord dengan perubahan desain dan teknologi yang cukup signifikan.
Sedan menengah tersebut diperkirakan meluncur paling cepat pada 2027 atau sekitar model tahun 2028.
Rencana tersebut menarik perhatian setelah seniman digital independen Theottle membuat render yang menggambarkan kemungkinan desain Accord generasi berikutnya. Render itu mengambil inspirasi dari Honda Hybrid Sedan Prototype yang diperkenalkan sebelumnya.
Dalam membuat gambar tersebut, Theottle menggunakan Skoda Superb sebagai basis proporsi bodi, kemudian mengadaptasinya dengan bahasa desain yang mengacu pada konsep sedan hibrida Honda.
Perubahan paling mencolok dibandingkan Accord generasi saat ini terletak pada bagian atap. Garis atap dibuat lebih landai sehingga memberikan karakter fastback atau liftback.
Desain tersebut membuat Accord generasi berikutnya diperkirakan memiliki tampilan lebih sporty. Bagian depan juga mengadopsi desain lampu terpisah, sementara bagian belakang menampilkan lampu LED ramping yang membentang hampir sepanjang bodi.
Render tersebut turut memperlihatkan pelek palang lima berukuran sedikit lebih kecil, lengkungan roda tanpa cladding, serta spoiler bergaya ducktail yang lebih sederhana.
Meski terinspirasi dari konsep, desain versi produksi diperkirakan akan dibuat lebih realistis. Beberapa garis tajam dan sudut ekstrem yang terlihat pada prototipe konsep juga disederhanakan.
Wacana perubahan besar pada Accord sejalan dengan pernyataan Honda mengenai masa depan sedan tersebut.
Saat memperingati 50 tahun Accord, Gary Robinson, Wakil Presiden Strategi Otomotif Honda, mengisyaratkan bahwa generasi berikutnya akan mengalami perubahan signifikan.
Konsumen disebut akan mendapatkan Accord yang didesain ulang secara menyeluruh dan memiliki karakter yang lebih sporty.
Accord generasi ke-11 sendiri diperkenalkan pada akhir 2022 dan hingga kini masih menggunakan desain dasar yang sama dengan sejumlah penyegaran minor pada setiap model tahun.
Generasi berikutnya diperkirakan tetap menggunakan pengembangan dari arsitektur yang ada, tetapi dengan desain eksterior baru, kabin yang diperbarui, serta teknologi hibrida yang lebih efisien.
Salah satu teknologi menarik yang berpotensi hadir pada Accord baru adalah sistem S+ Shift.
Teknologi tersebut telah digunakan pada Honda Prelude dan Civic. Berbeda dengan transmisi manual konvensional, S+ Shift tidak menggunakan perpindahan gigi fisik.
Sistem ini mensimulasikan sensasi perpindahan gigi melalui pengaturan torsi, suara, dan getaran sehingga pengemudi mendapatkan pengalaman berkendara yang lebih menyerupai mobil dengan transmisi manual.
Langkah tersebut dapat menjadi bagian dari strategi Honda untuk memberikan karakter berkendara yang lebih sporty pada kendaraan hibrida.
Saat ini, Accord Hybrid menggunakan mesin bensin 2,0 liter yang dipadukan dengan dua motor listrik. Sistem tersebut menghasilkan tenaga gabungan sekitar 204 hp atau 152 kW.
Untuk generasi berikutnya, Honda diperkirakan meningkatkan efisiensi bahan bakar hingga sekitar 10 persen dibandingkan model saat ini.
Perubahan Accord juga menjadi bagian dari strategi Honda yang semakin mengandalkan teknologi hibrida di tengah penyesuaian rencana pengembangan kendaraan listrik.
Dengan sistem hibrida yang lebih efisien dan karakter berkendara yang lebih sporty, Accord generasi baru diharapkan tetap relevan di tengah perubahan preferensi konsumen.
Di pasar sedan menengah, Accord akan tetap berhadapan dengan sejumlah rival seperti Toyota Camry, Hyundai Sonata, dan Nissan Altima.
Persaingan juga berpotensi semakin menarik dengan munculnya sedan performa baru yang dikembangkan sejumlah produsen Amerika Serikat.
Namun, perlu dicatat bahwa desain dalam render Theottle masih merupakan karya digital independen dan bukan desain resmi Honda. Spesifikasi teknis, bentuk final, waktu peluncuran, hingga teknologi yang akan digunakan Accord generasi berikutnya masih menunggu konfirmasi resmi dari Honda. (LWM)

