RELUNG.ID – Kemeriahan menyelimuti Gedung Serbaguna Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang pada Senin (20/4) siang.
Digelar Rapat Paripurna istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-19 Kabupaten Empat Lawang.
Acara ini bukan sekadar seremoni rutin, melainkan momentum refleksi bagi kabupaten yang kini genap berusia hampir dua dekade tersebut.
Rapat Paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Empat Lawang, Darli. Suasana semakin istimewa dengan kehadiran tamu-tamu kehormatan, di antaranya Herman Deru, Gubernur Sumatera Selatan bersama Febrita Lustia, Ketua TP-PKK Provinsi Sumsel.
Hadir juga Joncik Muhammad, Bupati Empat Lawang bersama Arifai, Wakil Bupati serta jajaran anggota DPRD, kepala OPD, pejabat daerah tetangga, dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Joncik Muhammad menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tamu undangan yang telah menyempatkan hadir.
Namun, Joncik tidak melewatkan kesempatan ini untuk menitipkan harapan besar bagi kemajuan daerahnya dan terwujudnya Madani Jilid II.
Dia secara terbuka berharap agar Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus memberikan dukungan finansial yang kuat.
“Kami berharap Bapak Gubernur dapat mengucurkan anggaran lebih banyak ke Empat Lawang, agar akselerasi pembangunan di daerah kami bisa semakin dirasakan oleh masyarakat,” ujar Joncik.
Menanggapi aspirasi tersebut, Gubernur Sumsel, Herman Deru memberikan arahan yang cukup mendalam mengenai manajemen keuangan daerah.
Dia mengingatkan agar pemerintah daerah tidak membanding-bandingkan kecepatan pembangunan di Sumatera dengan di Pulau Jawa yang memiliki kondisi berbeda.
Ada beberapa poin penting yang ditekankan Gubernur dalam pidatonya, kecerdasan berbelanja menghadapi tantangan keuangan daerah, pemerintah harus cerdas dalam memilah anggaran.
Fokuskan dana pada program yang benar-benar berdampak langsung dan mendesak bagi rakyat.
Gubernur juga berpesan kepada Bupati dengan gaya bicara khasnya agar anggaran digunakan tepat sasaran.
“Jangan garuk yang idak gatal,” tegasnya, yang bermakna jangan membangun sesuatu yang tidak dibutuhkan atau bukan menjadi masalah utama rakyat.
Meski diingatkan soal efisiensi, semangat kolaborasi antara Pemkab Empat Lawang dan Pemprov Sumsel tetap terlihat kuat.
HUT ke-19 ini diharapkan menjadi titik balik bagi Empat Lawang untuk tumbuh menjadi kabupaten yang lebih tangguh dan mandiri. “Selamat Hari Jadi ke-19 Kabupaten Empat Lawang,” tutupnya. (SLM)

