Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/2026

Heboh! Nama Prajurit Ini Bikin Komandan Gemetar

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»DPRD Sumsel Usulkan Jembatan Permanen di Muratara, Akses Warga Terputus
Regional

DPRD Sumsel Usulkan Jembatan Permanen di Muratara, Akses Warga Terputus

RiyadiBy Riyadi20/04/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dari Daerah Pemilihan (Dapil) VIII, Bembi Perdana. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dari Daerah Pemilihan (Dapil) VIII, Bembi Perdana, mengusulkan pembangunan jembatan permanen di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) menyusul terputusnya akses warga akibat jembatan roboh.

Usulan tersebut disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Sumsel dengan agenda laporan hasil pembahasan dan penelitian Pansus I terhadap LKPJ Gubernur Sumsel Tahun Anggaran 2025, Senin (20/4/2026).

Bembi menjelaskan, jembatan penghubung di Desa Sukamenang, Kecamatan Karang Jaya, yang berbatasan dengan Provinsi Jambi, roboh akibat banjir pada 2024. Dampaknya, akses utama menuju sejumlah desa terputus.

Baca juga :   Walikota Palembang Tak Jalankan Putusan, Walhi Ajukan Permohonan Eksekusi ke PTUN

“Jembatan tersebut menghubungkan Desa Sukamenang dengan Desa Rantau Telang, Desa Tanjung Agung, dan Desa Muara Tiku. Saat ini ada sekitar empat desa yang bisa dikatakan terisolir karena akses utama mereka terputus,” ujarnya saat interupsi dalam rapat.

Ia menambahkan, usulan pembangunan jembatan permanen sebenarnya telah diajukan sejak 2025, namun hingga kini belum terealisasi, sementara kebutuhan masyarakat semakin mendesak.

Saat ini, warga hanya mengandalkan jembatan sementara yang dipinjam dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan. Namun, jembatan tersebut bersifat sementara dan masa peminjamannya hanya berlaku hingga Desember 2026.

Baca juga :   Kabupaten OKU Dikepung Banjir, Aktivitas Warga Lumpuh

Menurut Bembi, pembangunan jembatan permanen sangat penting untuk menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas warga, mengingat lokasi tersebut berada di wilayah perbatasan Sumsel dan Jambi.

Ia memperkirakan pembangunan jembatan sepanjang sekitar 90 meter di atas Sungai Rupit membutuhkan anggaran sekitar Rp15 miliar. Karena keterbatasan anggaran daerah, ia berharap Pemerintah Provinsi Sumsel dapat memprioritaskan proyek tersebut.

“Mohon kiranya ini menjadi perhatian dan bisa diprioritaskan, karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” katanya.

Baca juga :   Ribut Masalah Tanah, Paman di Muratara Dibacok Keponakan, Polisi Tangkap Pelaku

Bembi berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar akses antar desa kembali normal dan warga tidak lagi terisolir.

Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur Sumsel, Cik Ujang, menyatakan pemerintah akan menindaklanjuti usulan tersebut dengan melakukan survei lapangan pada awal Mei 2026.

“Sekitar awal Mei akan kita jadwalkan survei, kemungkinan tanggal 5, 7, atau 9. Nantinya harus didampingi oleh Pak Bembi dan anggota dewan Dapil VIII,” ujarnya.

Baca juga :   Curanmor di Prabumulih, Warga PALI Diringkus Tekab Prabu di Jalan Pertamina


Ia menambahkan, pemerintah akan berupaya merealisasikan pembangunan jembatan tersebut karena sangat dibutuhkan masyarakat di sejumlah desa terdampak.

“Insya Allah akan kita realisasikan, karena jembatan ini sangat penting bagi masyarakat,” katanya.

Cik Ujang juga menyebut kondisi jembatan sebelumnya sempat viral akibat kerusakannya, sehingga pemerintah menilai perlu adanya solusi permanen untuk jangka panjang.[DSK]

Butuh Permanen DPRD Sumsel Jembatan Muratara Putus
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBongkar Peredaran Narkoba di Lubuklinggau, Polisi Sita 22,97 Gram Tembakau Sintetis dari Pria Asal Palembang
Next Article HUT Empat Lawang, Gubernur Sumsel Titip Pesan Begini
Riyadi

Related Posts

Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20262 Views
Regional

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/20265 Views
Regional

Heboh! Nama Prajurit Ini Bikin Komandan Gemetar

11/10/20268 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,952 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,821 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,794 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?