RELUNG.ID – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Empat Lawang dimanfaatkan Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad untuk menegaskan pentingnya dukungan fiskal dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Dalam sidang paripurna di Gedung DPRD Empat Lawang, ia secara terbuka menagih realisasi dana sharing serta berharap alokasi Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKBK) tahun 2026 dapat melampaui Rp50 miliar.
Menurut Joncik, keterbatasan APBD serta tingginya beban kewajiban daerah masih menjadi kendala utama dalam percepatan pembangunan. Ia menilai, tanpa dukungan pemerintah provinsi, sejumlah program prioritas akan sulit dituntaskan secara optimal.
“Uluran tangan Gubernur Sumatera Selatan sangat kami harapkan, terutama untuk penyelesaian kurang bayar TPH, TKBK, serta dana sharing agar kami bisa menuntaskan urusan wajib daerah,” ujarnya.
Meski menghadapi tekanan fiskal, Pemkab Empat Lawang tetap mencatat sejumlah capaian positif. Di sektor ekonomi dan sosial, program MBG telah berjalan melalui 19 SPPG dengan menjangkau ratusan ribu peserta didik dan ribuan masyarakat non-didik, sekaligus melibatkan ratusan pelaku UMKM dan relawan.
Penguatan ekonomi desa juga dilakukan melalui pembangunan Koperasi Merah Putih yang kini mencapai 103 unit dalam tahap pengerjaan, dengan dua unit telah rampung. Program ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat tingkat desa.
Di bidang keamanan, keberadaan ratusan personel Pol PP Desa di seluruh wilayah kabupaten diklaim mampu menekan angka kriminalitas hingga 60 persen. Capaian ini bahkan mengantarkan Empat Lawang meraih penghargaan tingkat nasional dalam bidang ketertiban umum pedesaan.
Sementara itu, pembangunan infrastruktur terus dikebut, mulai dari jalan lingkar dalam kota, rekonstruksi jembatan, peningkatan fasilitas RSUD, hingga pembangunan jalan strategis antarwilayah.
Di sektor pertanian, pemerintah daerah juga mencatat progres melalui program cetak sawah, peningkatan produksi benih, hingga peremajaan tanaman kopi sebagai komoditas unggulan. Sedangkan di sektor kesehatan, layanan RSUD terus diperluas dengan penambahan poli dan fasilitas medis.
Joncik menegaskan, dukungan tambahan dari provinsi akan menjadi kunci untuk menjaga tren positif pembangunan tersebut. Ia berharap rencana BKBK 2026 dengan nilai di atas Rp50 miliar benar-benar terealisasi.
“Dengan dukungan fiskal yang memadai, kami optimistis pembangunan di Empat Lawang bisa berjalan lebih cepat dan merata,” katanya.[THQ]

