Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/2026

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Ekspor Madu Muara Enim ke Singapura Melonjak, Tembus 1,5 Ton

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»HUT RI ke-81, Kualitas Udara Palembang Masuk Kategori Tidak Sehat
Regional

HUT RI ke-81, Kualitas Udara Palembang Masuk Kategori Tidak Sehat

RiyadiBy Riyadi17/08/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Wali Kota Palembang Ratu Dewa. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Kualitas udara di Kota Palembang, Sumatera Selatan, memburuk pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Berdasarkan data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), kualitas udara Palembang masuk kategori Tidak Sehat.

Konsentrasi partikel halus PM₂.₅ tercatat berada di atas 113 µg/m³ pada pukul 11.00 WIB.

Baca juga :   Pemprov Sumsel Pastikan Pembangunan Pasar Cinde Dimulai 2026, Tetap Jadi Pasar Tradisional

Sesuai Peraturan Menteri LHK Nomor P.14 Tahun 2020, nilai ISPU pada rentang 101-200 masuk kategori Tidak Sehat.

Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan bagi masyarakat. Warga, khususnya kelompok rentan seperti penderita asma dan penyakit jantung, diimbau mengurangi aktivitas fisik di luar ruangan.

Memburuknya kualitas udara di Palembang diduga kuat berkaitan dengan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah sekitar kota.

Baca juga :   Satpol PP dan Polrestabes Palembang Gelar Razia Besar-besaran di Kawasan Wisata



Wali Kota Palembang Ratu Dewa membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, karhutla menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kualitas udara di Palembang, terutama di tengah musim kemarau.

Sejumlah wilayah di Kota Palembang juga tercatat menjadi titik rawan karhutla, di antaranya Kecamatan Ilir Barat I, Kertapati dan Sematang Borang.

“Kendala utama tim di lapangan adalah ketersediaan air yang minim karena sumber-sumber air di lokasi karhutla mengering,” kata Ratu Dewa usai memimpin upacara HUT ke-81 RI di Jakabaring Sport City (JSC), Senin (17/8/2026).

Baca juga :   Baru 3 Hari Kenalan di Instagram, Pelajar SMA di Palembang Dirudapaksa di Penginapan

Untuk mengatasi kendala tersebut, Ratu Dewa telah menginstruksikan jajaran Pemerintah Kota Palembang berkoordinasi dengan Perumda Tirta Musi.

Koordinasi dilakukan untuk mempercepat suplai air yang dibutuhkan petugas dalam melakukan pemadaman di lokasi karhutla.

Pemkot Palembang juga terus berkoordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan guna memperkuat penanganan karhutla.

Baca juga :   Dari Pemula hingga Jurnalis, Relung Billiard Challenge 2025 Membuka Jalan Prestasi untuk Semua

Di sisi lain, Ratu Dewa mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau.

Warga diminta tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan secara sembarangan. Selain berpotensi memicu kebakaran, asap dari pembakaran juga dapat memperburuk kualitas udara dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan.

Kondisi udara yang masuk kategori Tidak Sehat pada momentum perayaan HUT RI ke-81 tersebut menjadi perhatian, terutama karena aktivitas masyarakat di luar ruangan meningkat selama rangkaian perayaan kemerdekaan.[DSK]

Kualitas udara Palembang Tidak Sehat
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMahar Ekskavator Bikin Viral, Kisah Cinta Rico-Laella Ternyata Berawal dari Martabak
Next Article Menelusuri Tradisi Telok Abang, Ikon Agustusan yang Kembali Memenuhi Jalan di Palembang
Riyadi

Related Posts

Regional

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/20266 Views
Regional

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/20263 Views
Regional

Ekspor Madu Muara Enim ke Singapura Melonjak, Tembus 1,5 Ton

11/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,939 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,809 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,782 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?