RELUNG.ID- Ketika isu kenaikan gaji dan tunjangan perumahan anggota DPR RI mencuat, ketimpangan justru tampak di sebuah sekolah dasar yang berada di jantung Kota Palembang.
SD Negeri 31 Palembang, yang berlokasi di Jalan Ratna, Kelurahan 29 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II, mengalami kerusakan parah.
Lima ruangan di sekolah tersebut sudah lima tahun terakhir tak tersentuh perbaikan, baik dari Pemkot Palembang maupun Pemprov Sumsel. Atap bangunan dibiarkan roboh tanpa penanganan.
Video kondisi memprihatinkan sekolah ini pun beredar luas di media sosial Instagram @Palembangupdate, memperlihatkan kerusakan pada bekas mushola, UKS, ruang rapat KKG guru, satu ruang kelas, serta atap luar ruang guru.
Akibat kerusakan tersebut, salah satu kelas sudah tidak bisa digunakan karena plafon ambrol. Murid yang sebelumnya menempati ruangan itu terpaksa dipindahkan ke kelas lain.
Penjaga sekolah, Neliani (51), mengatakan kerusakan mulai terjadi sejak lima tahun lalu dan semakin meluas ke berbagai ruangan.
“Awalnya mushola dan UKS yang rusak, lalu merambat ke ruangan lain,” ujarnya saat ditemui, Rabu (27/8/2025).
Neliani membenarkan video yang beredar memang memperlihatkan kondisi bangunan sekolah yang sudah usang. Menurutnya, rekaman itu diduga dibuat oleh salah satu wali murid.
Selain bangunan, kondisi lapangan sekolah juga tidak kalah memprihatinkan karena banyak bagian yang bolong.
“Dulu pernah diajukan perbaikan, tapi saya kurang tahu kelanjutannya. Kalau mau lengkap bisa langsung ke Kepala Sekolah, tapi beliau lagi tidak ada di tempat,” jelasnya.
Ia menambahkan, khusus satu ruangan kelas yang plafonnya rusak sudah tidak lagi digunakan demi keamanan siswa.
“Anak-anak dipindahkan ke ruang lain, karena kalau dipaksakan bisa berbahaya,” tutupnya.[FZP]

