RELUNG.ID- Permasalahan terkait kualitas gas subsidi terus menjadi sorotan masyarakat. Warga di Kota Pagar Alam mengeluhkan isi tabung gas subsidi yang diduga berkurang dari seharusnya. Mereka menilai, meskipun membeli gas subsidi 3 kilogram, tekanan gas pada regulator kompor menunjukkan angka yang jauh lebih rendah.
Rohmani, salah satu warga, mengungkapkan pengalamannya saat membeli gas subsidi di salah satu warung. Ketika dipasang pada regulator, tekanan gas pada tabung yang baru dibeli menunjukkan angka setengah.
Ia juga memperhatikan segel pada mulut lubang tabung gas sudah hilang, sementara topi plastik penutup mulut gas terpasang longgar.
“Berulang kali saya beli gas subsidi baik di pangkalan atau pengecer, kejadiannya selalu sama. Jarum regulator menunjuk angka setengah, dan segel sudah tidak ada. Topi penutup tabung juga longgar,” ujar Rohmani, Jumat (21/02).
Menurutnya, kondisi tersebut membuat penggunaan gas lebih boros. Biasanya, satu tabung gas subsidi cukup untuk dua minggu, tetapi kini hanya bertahan sekitar satu minggu saja. Akibatnya, ia terpaksa membeli gas lebih sering dan mengeluarkan biaya tambahan untuk kebutuhan sehari-hari.
Keluhan serupa juga datang dari Agus Tanto, yang menyatakan mengalami masalah yang sama. Ia bahkan mencoba menimbang tabung gas yang dibelinya dan menemukan bahwa beratnya memang kurang dari yang seharusnya.
Menyikapi keluhan tersebut, Area Manager Patra Niaga Pertamina, Nanda, memberikan penjelasan. Ia menegaskan bahwa tabung gas subsidi maupun non-subsidi yang keluar dari Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) telah melalui prosedur yang sesuai, dengan pengamanan segel plastik wrap dan tutup plastik sebagai standar keamanan produk Pertamina.
Nanda mengimbau kepada masyarakat, khususnya di Kota Pagar Alam, untuk tidak menerima tabung gas subsidi yang diduga tidak sesuai dengan standar kualitas maupun kuantitas. Ia menyarankan agar konsumen mengecek kondisi fisik dan menimbang tabung gas sebelum membeli di pangkalan atau warung.
“Jika menemukan tabung gas yang tidak sesuai dengan standar kualitas fisik maupun kuantitas volume, tolak saja. Pastikan gas subsidi yang Anda beli sesuai dengan produk Pertamina,” kata Nanda.
Dengan melakukan pengecekan sebelum membeli, konsumen dapat memastikan bahwa gas subsidi yang dibeli memenuhi standar dan tidak mengalami kekurangan volume.[TFK]

