RELUNG.ID — Setelah lebih dari 20 tahun menemani pendengar dengan musik Indonesia dan konten kreatif, I-Radio dan Trax FM kini resmi bertransformasi menjadi iSWARA, sebuah platform media digital yang menawarkan pengalaman baru dalam berinteraksi dengan konten yang segar, inspiratif, dan relevan dengan kehidupan masyarakat Indonesia masa kini.
Transformasi ini tidak hanya memperkuat posisi kedua stasiun radio tersebut di dunia penyiaran, tetapi juga menjawab tuntutan zaman, di mana masyarakat semakin membutuhkan akses informasi cepat, tren viral, dan peluang berinteraksi langsung. iSWARA hadir dengan konsep yang lebih dinamis dan inovatif, menyajikan berbagai jenis konten dalam bentuk digital dan siaran langsung, serta memberi ruang bagi masyarakat untuk berbagi opini dan menjadi bagian dari komunitas yang lebih solid.
Untuk menandai awal perjalanan digital ini, iSWARA menggelar acara 24 Jam Berswara pada 25-26 Februari 2025. Program ini disiarkan secara langsung melalui TikTok, YouTube, dan Instagram, serta melalui radio di sembilan kota besar di Indonesia. Selama 24 jam nonstop, acara ini menghadirkan berbagai bintang tamu dari dunia hiburan, seperti Nagita Slavina, Dul Jaelani, Iwan Fals, dan Kunto Aji, yang ikut meramaikan suasana dan memberikan semangat positif.
Putri Soedarjo, Director of MRA Group, menegaskan bahwa 24 Jam Berswara adalah langkah pertama iSWARA untuk memperkenalkan platform interaktif yang memungkinkan audiens ikut serta dalam membentuk opini publik.
“Program ini memberikan kesempatan bagi semua lapisan masyarakat untuk berbicara, berpartisipasi, dan terlibat dalam perkembangan media yang lebih inklusif dan responsif, ” kata dia dikutip RELUNG.ID dari siaran press.
Pada acara Konferensi Pers yang menutup rangkaian acara, Iwan Fals dan Dul Jaelani mengungkapkan dukungannya terhadap transformasi ini.
“Perubahan ini sangat penting untuk memanfaatkan potensi digital dalam menyuarakan pesan-pesan positif, sedangkan Dul Jaelani mengingatkan tantangan anak muda di era digital untuk lebih bijak dalam menyaring informasi, ” kata Iwan Fals.
Sebagai simbolisasi dari tradisi peduli lingkungan, acara ini ditutup dengan penyerahan bibit pohon kepada Iwan Fals, sebagai kelanjutan dari tradisi menanam pohon yang telah menjadi bagian dari konser-konsernya. iSWARA siap menjadi wadah untuk semua warga Indonesia, memperkuat konektivitas, dan membuka ruang bagi setiap suara untuk didengar. [THQ]

