RELUNG.ID – Pulau Kemaro, yang menjadi pusat perayaan Cap Go Meh di Palembang, akan dijaga ketat oleh ratusan personel gabungan dari Polri, TNI, pemerintah, hingga pengamanan internal PT GUI.
Perayaan yang berlangsung pada 10 dan 11 Februari 2025 ini diperkirakan akan dihadiri oleh 10 hingga 12 ribu orang, baik untuk beribadah maupun berwisata.
Kabag Ops Polrestabes Palembang AKBP Arief Wibowo mengatakan bahwa sebanyak 537 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan rangkaian terakhir perayaan Imlek tersebut. Dari jumlah tersebut, 89 personel khusus disiagakan di Pulau Kemaro dengan tiga pos jaga yang berfungsi sebagai pengendali keamanan di lokasi.
“Pengamanan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran dan keamanan masyarakat yang datang ke Pulau Kemaro. Kami telah menyiapkan strategi khusus untuk mengantisipasi potensi kerawanan, seperti pencopetan, mengingat tingginya jumlah pengunjung,” ujar Arief, Jumat (7/2).
Sebagai bagian dari persiapan, pihak Polrestabes Palembang telah menggelar survei di lokasi-lokasi penting, seperti Dermaga 16 Ilir sebagai akses penyeberangan, area parkir di IPAL, dan wilayah Pulau Kemaro itu sendiri. Arief menyebutkan bahwa pengamanan akan dibagi dalam beberapa bagian, termasuk transportasi darat dan air.
“Untuk transportasi darat, kami bekerja sama dengan Dishub untuk memastikan kelancaran lalu lintas, terutama di lokasi parkir yang membutuhkan area cukup luas. Sementara itu, pengamanan transportasi air di Dermaga 16 Ilir akan dipimpin oleh Kasatpolairud dan didukung KSOP, Ditpolairud Polda Sumsel, serta Basarnas,” jelasnya.
Selain pengamanan, imbauan rutin juga akan diberikan kepada masyarakat untuk menjaga keselamatan diri dan barang bawaan selama mengikuti perayaan.
“Area Pulau Kemaro ini dikelilingi oleh air, sehingga kami minta masyarakat tetap waspada dan bersama-sama menjaga keamanan,” tambah Arief. (DNP)

