“Jadi untuk melakukan reforma agraria ini selalu didahului dengan penyelesaian konflik,” katanya.
Karena itu, butuh kolaborasi berbagai steakholder, pemerintah daerah, kementrian dan juga provinsi. Karena pihaknya mempunyai tugas untuk memfasilitasi agar tanah berkontribusi bagi masyarakat.
“Jadi kolaborasi ini penting untuk dilakukan,” pungkasnya.
1 2

