RELUNG.ID- Kapolsek BTS Ulu Cecar Iptu Jemmy Amin Gumayel mengingatkan pemudik yang melintas di jalur mudik wilayahnya, terutama di perbatasan Musi Rawas – PALI, untuk berhati-hati.
Pasalnya, jalur tersebut banyak mengalami kerusakan dengan kondisi jalan berlubang yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.
“Berdasarkan survei yang kami lakukan, terdapat 21 titik jalan rusak dengan lubang yang cukup dalam, berkisar antara 15 hingga 30 cm. Bentuk lubangnya pun cukup panjang di bagian tepinya,” ujar Kapolsek pada Rabu, 26 Maret 2025.
Menurutnya, kondisi jalan yang berlubang tersebut telah menyebabkan banyak kendaraan mengalami pecah ban saat melintas. Beberapa titik rawan yang teridentifikasi berada di sepanjang jalur dari perbatasan Sukakarya dengan BTS Ulu Cecar hingga melewati jembatan Sungai Keruh dan Sungai Teras.
Lokasi ini mencakup wilayah Desa Pelawe, Desa Tambangan, dan Kelurahan Bangun Jaya, dengan total panjang sekitar 20 km.
“Jika ditambahkan dengan jalan rusak di wilayah Sukakarya, maka total panjang jalan yang berlubang mencapai sekitar 30 km,” tambah Kapolsek.
Selain kondisi jalan yang rusak, Kapolsek juga menyoroti minimnya fasilitas keselamatan seperti marka jalan, rambu-rambu lalu lintas, dan lampu penerangan. Hal ini semakin meningkatkan risiko kecelakaan, terutama pada malam hari.
“Banyak kendaraan yang mengalami pecah ban saat melintas di malam hari karena terjebak lubang. Jalan terlihat bagus, tetapi ada lubang yang tidak terlihat jelas akibat minimnya penerangan,” jelasnya.
Sebagai langkah antisipasi, pihak kepolisian akan memasang spanduk peringatan di pintu masuk dan keluar jalur tersebut untuk mengingatkan pemudik agar lebih berhati-hati saat melintas.
“Kami berharap pemudik dapat lebih waspada dan mengurangi kecepatan saat melewati jalur ini demi keselamatan bersama,” pungkas Kapolsek.[NSR]

